Rambu salah pasang, pengendara bingung

Kamis, 20 Desember 2012 - 16:13 WIB
Rambu salah pasang,...
Rambu salah pasang, pengendara bingung
A A A

Sindonews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok mengakui adanya kesalahan dalam pemasangan rambu lali lintas di sejumlah titik di wilayah Kota Depok. Seperti yang berada di Jalan Margonda.

Sedikitnya, ada Sembilan rambu lalu lintas, yang membingungkan pengguna jalan. Pasalnya, tertera larangan masuk ke jalur lambat dan jalur cepat. Tetapi terdapat bukaan diantara separator jalan.

“Kontraktor kurang berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas itu," kata Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Depok, Ari Manggala, Kamis (20/12/2012).

Alhasil, banyak pengendara yang kebingungan ketika melintas. Seperti yang dialami Iskandar, karyawan swasta yang melintasi Jalan Margonda. Menurutnya, rambu yang berada di Jalan Margonda banyak yang membingungkan.

“Saya nggak ngerti maksudnya apa. Rambunya nggak boleh masuk jalur lambat tapi nggak boleh masuk jalur cepat juga,” kata Iskandar.

Bahkan, Iskandar menyempatkan berhenti di pinggir jalan memastikan maksud dari rambu tersebut.

“Tapi kalau rambunya aja bikin bingung gini bagaimana mau dipatuhi. Polisi kan tegas-tegas di sini. Kalau saya salah masuk jalur terus ditilang bagaimana hanya karena salah dari rambu,” ucapnya.

Karyawan swasta itu meminta agar petugas yang berwenang segera memperbaiki kesalahan rambu tersebut. Karena kalau tidak akan banyak lagi pengendara yang kebingungan.

“Jangan sampai ini justru membuat kecelakaan lalu lintas. Buru-buru diperbaiki saja,” pintanya.


Rencananya, seluruh angkutan kota dan kendaraan roda dua yang melintasi Jalan Raya Margonda ini diwajibkan melalui lajur lambat. Namun, rencana ini akan dievaluasi dan dikaji terlebih dahulu. Pasalnya, Jalan Margonda tidak seluruhnya memiliki lebar 32 meter.

Berdasarkan pemantauan Sindonews.com di lapangan, sedikitnya ada sembilan rambu salah pasang di Jalan Margonda, tepatnya setelah kampus Bina Sarana Informatika (BSI) hingga Gang Kober. Diantara jalan tersebut, terdapat beberapa bukaan separator jalan namun, dipasang pula rambu-rambu yang salah.
(stb)
Berita Terkait
Satgas Relaksasi Aturan...
Satgas Relaksasi Aturan Lalu Lintas Hewan Rentan PMK
Bandel, Satlantas Polresta...
Bandel, Satlantas Polresta Barelang Tertibkan Beberapa Truk Bawa Pasir
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
3 Jalan di Jakarta Paling...
3 Jalan di Jakarta Paling Banyak Pelanggaran Lalu Lintas
Potret Atraksi Polisi...
Potret Atraksi Polisi Cilik Adu Keterampilan hingga Variasi Gerak Lalu Lintas di Semarang
Berita Terkini
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
1 jam yang lalu
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
3 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
3 jam yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
3 jam yang lalu
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
4 jam yang lalu
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
4 jam yang lalu
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved