Soal premium, Jokowi belum kirim surat ke SBY
Kamis, 20 Desember 2012 - 13:53 WIB
Soal premium, Jokowi belum kirim surat ke SBY
A
A
A
Sindonews.com - Terkait wacana untuk menghapuskan BBM bersubsidi, Premium di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui jika dirinya memang menggagas wacana penghapusan BBM bersubsidi tersebut.
"Ya kan nggak apa-apa melontarkan sebuah gagasan," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini di DPRD DKI, Kamis (20/12/2012).
Meskipun begitu, gagasan ini diakui masih akan dilempar ke masyarakat untuk memberikan masukan nantinya.
"Ya nanti masyarakat di dengerin," jelas Jokowi.
Jokowi sendiri menegaskan jika dirinya belum mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait gagasan penghapusan Premium itu.
"Belum (mengirim surat ke SBY)," tukasnya.
Selain itu, karena hal ini masih merupakan gagasan, Jokowi enggan mengatakan alasan dari gagasan penghapusan BBM tersebut.
"Belum lah, itu lontaran gagasan," ujarnya.
Sebelumnya diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menganjurkan agar Jokowi mengirim surat kepada SBY untuk meniadakan premium di Jakarta.
Peniadaan premium bagi wilayah Jakarta sendiri disinyalir akan ikut menghemat penggunaan BBM.
"Ya kan nggak apa-apa melontarkan sebuah gagasan," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini di DPRD DKI, Kamis (20/12/2012).
Meskipun begitu, gagasan ini diakui masih akan dilempar ke masyarakat untuk memberikan masukan nantinya.
"Ya nanti masyarakat di dengerin," jelas Jokowi.
Jokowi sendiri menegaskan jika dirinya belum mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait gagasan penghapusan Premium itu.
"Belum (mengirim surat ke SBY)," tukasnya.
Selain itu, karena hal ini masih merupakan gagasan, Jokowi enggan mengatakan alasan dari gagasan penghapusan BBM tersebut.
"Belum lah, itu lontaran gagasan," ujarnya.
Sebelumnya diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menganjurkan agar Jokowi mengirim surat kepada SBY untuk meniadakan premium di Jakarta.
Peniadaan premium bagi wilayah Jakarta sendiri disinyalir akan ikut menghemat penggunaan BBM.
(stb)