Jokowi yakin DPRD setuju RAPBD DKI
Kamis, 20 Desember 2012 - 13:23 WIB
Jokowi yakin DPRD setuju RAPBD DKI
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku optimis Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2013 bakal disetujui oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPRD). Rancangan itu baru akan diserahkan, dan dipaparkan siang ini di hadapan anggota dewan dalam rapat paripurna.
"Sepanjang untuk kepentingan kota, untuk kepentingan masyarakat, dewan pun juga akan mengerti," kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Ketika disinggung mengenai mundurnya RAPBD yang ada, mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan, ada beberapa perubahan yang dilakukan pada RAPBD tahun 2013 mendatang dibandingkan dengan tahun lalu.
"Ya, kalau enggak ada perubahan, ya enggak usah mundur-mundur kayak gini. Sudah setuju dari dulu, ya memang belum bisa merubah secara total, tapi warna-warninya sudah keliatan. Ya nanti dilihat 2013, kelihatan atau tidak," jelas Jokowi.
Jokowi menilai, kemunduran yang ada merupakan hal yang biasa. Selain karena dirinya baru dilantik pada bulan Oktober lalu, dalam RAPBD DKI 2013 ini juga banyak perubahan-perubahan drastis.
"Ya kalau kemarin enggak ada perubahan, ya enggak sampai sekian sudah ditandatangani kemarin-kemarin dong. Kenapa mundur-mundur, karena memang banyak perubahan yang drastis. Ya enggak apa-apa, kan mundur biasa. Pertama gini, biasa wong kita juga baru saja dilantik Oktober pertengahan," tukasnya.
"Sepanjang untuk kepentingan kota, untuk kepentingan masyarakat, dewan pun juga akan mengerti," kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Ketika disinggung mengenai mundurnya RAPBD yang ada, mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan, ada beberapa perubahan yang dilakukan pada RAPBD tahun 2013 mendatang dibandingkan dengan tahun lalu.
"Ya, kalau enggak ada perubahan, ya enggak usah mundur-mundur kayak gini. Sudah setuju dari dulu, ya memang belum bisa merubah secara total, tapi warna-warninya sudah keliatan. Ya nanti dilihat 2013, kelihatan atau tidak," jelas Jokowi.
Jokowi menilai, kemunduran yang ada merupakan hal yang biasa. Selain karena dirinya baru dilantik pada bulan Oktober lalu, dalam RAPBD DKI 2013 ini juga banyak perubahan-perubahan drastis.
"Ya kalau kemarin enggak ada perubahan, ya enggak sampai sekian sudah ditandatangani kemarin-kemarin dong. Kenapa mundur-mundur, karena memang banyak perubahan yang drastis. Ya enggak apa-apa, kan mundur biasa. Pertama gini, biasa wong kita juga baru saja dilantik Oktober pertengahan," tukasnya.
(san)