NU dukung duet Khofifah - Gus Ipul

Rabu, 19 Desember 2012 - 21:40 WIB
NU dukung duet Khofifah...
NU dukung duet Khofifah - Gus Ipul
A A A
Sindonews.com - Wacana duet Khofifah Indar Parawansah dan Saifullah Yusuf dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2013 yang dilontarkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mendapat dukungan dari Forum Eksponen NU (FENU).

Menurut Kordinator FENU Aminurokhman wacana tersebut sangat baik agar suara warga Nahdliyyin tidak terpecah-pecah dalam Pilgub Jatim nanti.

"Sangat baguslah jika ada wacana itu. Namun demikian sampai hari ini masih dua nama itu yang terkuat dan belum muncul siapa yang akan direkomendasi oleh NU sebagai calon gubernur (cagub) yang mereperentasi warga NU," kata mantan Wali Kota Pasuruan ini, Rabu (19/12/2012).

Namun untuk menggandengkan dua tokoh tersebut butuh survei dan pertimbangan -pertimbangan lainnya. Termasuk membutuhkan manajeman untuk mengkonsolidasikan kekuatan. Sebab di Jatim kekuatan NU sangat mayoritas.

"Politik itu dinamis. Segala kemungkinan akan terjadi. Tentunya ada proses," terangnya.

Ia juga menepis anggapan dua nama tersebut NU terlibat dalam politik praktis. Kata Aminur, sikap tersebut adalah kewajiban moral bagi NU untuk mendorong kadernya yang asli dan original. Ia juga menyebut, NU secara organisatoris memang dalam posisi khittah.

"NU bukan berarti terjebak dalam politik praktis tapi NU mengambil fungsi untuk mendorong kadernya sebagai Gubernur Jawa Timur dan momentumnya adalah Pilgub 2013," katanya.

Justru jika tidak mewadahi aspirasi tersebut, NU secara moral akan menciderai warganya. "Sekali lagi ini tidak menyalahi Khittah. NU mengakomodir aspirasi warganya yang menginginkan Gubernur Jatim
dari NU," sebutnya.

Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Jatim ini juga menyebut, munculnya dua nama sebagai Bacagub yang bakal direkomendasi oleh NU ini tidak akan menjadikan suara warga Nahdliyyin terpecah seperti pada pilgub 2008 lalu.

"Tidak khawatir terjadi perpecahan dan NU akan menyeleseikan secara adat bagi kader yang tidak direkomendasi," tandasnya.

FENU merupakan komponen dari sejumlah warga nahdliyyin yang menggelar diskusi terkait sikap NU terhadap dinamika politik yang ada di internal NU.

Forum ini terdiri dari Politisi, Kiai dan Akademisi. Hasil dari diskusi tersebut disampaikan sebagai bahan pertimbangan kebijakan kepada PWNU Jatim.
(lns)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
5 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
6 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
8 jam yang lalu
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved