Panen raya dipaksakan, hasil tak optimal

Rabu, 19 Desember 2012 - 20:58 WIB
Panen raya dipaksakan,...
Panen raya dipaksakan, hasil tak optimal
A A A
Sindonews.com - Hasil panen Kelompok Tani (KT) Ayem Dusun Pudak I dan II, Desa Kembang, Nanggulan, tidak optimal. Penyebabnya karena panen raya kelompok ini dipaksakan maju sebelum jadwal, yakni tanggal 25 Desember mendatang. Pertimbangannya, karena pada tanggal tersebut ada cuti bersama.

Ketua KT Ayem Fatoni mengungkapkan, anggota kelompoknya mencapai 60 orang dengan luas lahan garapan mencapai 40 hektare. Dari jumlah itu, 25 hektare digunakan untuk model Sekolah lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT). Hasil panen padi non hibrida varietas Ciherang mencapai 10,53 ton per hektare.

Angka ini jauh lebih tinggi dari semula hanya 6,272 ton perhektare, sebelum mendapatkan bantuan pemerintah. Namun, Fatono mengklaim, hasil panen bisa lebih baik jika paanen raya dilakukan sesuai jadwal.

“Padi masih agak hijau belum bisa rontok semua. Kalau bisa rontok semua hasilnya akan lebih,” kata Fatoni, Rabu (19/12/2012).

Mesk begitu, Fatoni tetap bersukur karena hasil panen jauh lebih baik. Dia berharap pemerintah terus memberikan bantuan ilmu pengetahuan kepada petani melalui sekolah lapang. Pemerintah juga diminta memperbaiki jalan usaha tani sepanjang 400 meter.

“Perbaikan irigasi perlu dilakukan agar aliran air bisa maksimal,” terangnya.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, dengan produktivitas rata-rata perhektar 10 ton dan harga jual gabah Rp4 ribu perkilo, maka penghasilan KT Ayem dengan teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dalam waktu empat bulan mencapai Rp1 miliar.

“Rp1 miliar dari lahan yang baru 25 hektar cukup bagus, apalagi kalau sudah semuanya 40 hektare, luar biasa sekali. Ini harus disukuri,” kata Hasto.

Dia berharap petani sekaligus mampu menjadi penebas, dengan gotong-royong membentuk kelompok tani atau gapoktan.
(rsa)
Berita Terkait
Nilai Petani Turun 1,73%,...
Nilai Petani Turun 1,73%, SPI Minta Pemerintah Perluas Subsidi
Pengembangan Korporasi...
Pengembangan Korporasi Kedelai di Grobogan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mulai Sekarang, Jangan...
Mulai Sekarang, Jangan Coba-Coba dengan Pupuk Bersubsidi
Pendapatan Petani di...
Pendapatan Petani di Jepang dengan Petani di Indonesia, Antara Bumi dan Langit
Gelar Pengabdian Masyarakat,...
Gelar Pengabdian Masyarakat, UAI Berhasil Tingkatkan Produktivitas Petani Cibereum
Sektor Pangan Jadi Andalan...
Sektor Pangan Jadi Andalan Menjaga Stabilitas Ekonomi Sosial
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved