Isolasi flu burung, 2 kecamatan diawasi

Rabu, 19 Desember 2012 - 17:41 WIB
Isolasi flu burung,...
Isolasi flu burung, 2 kecamatan diawasi
A A A
Sindonews.com – Merebaknya kasus flu burung membuat Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengawasi ketat kecamatan Lendah dan Pengasih. Pengawasan sendiri akan dilakukan hingga tiga bulan kedepan.

“Kecamatan Lendah dan Pengasih dalam pengawasan ketat. Statusnya sekarang dari terinfeksi sudah turun jadi terkendali. Tapi pengawasan tetap dilakukan sampai tiga bulan ke depan,” kata Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kulonprogo, Drajad Purbadi,” Rabu (19/12/2012).

Menurut dia, pengawasan ketat untuk dua kecamatan diberlakukan atas dasar kejadian bulan Oktober dan November 2012. Di mana, pada 18 Oktober 2012, sekira 15 ribu unggas jenis burung puyuh di Desa Jatirejo, Lendah mati mendadak. Berdasarkan hasil pemeriksaan cepat, hewan tersebut terjangkit flu burung.

Sepuluh hari kemudian, tiga ekor ayam mati mendadak di Desa Bumirejo, Lendah. Pada 13 November, 56 unggas mati di Desa sendangsari, pengasih terinfeksi flu burung. Enam ekor di antaranya beba dan sisanya ayam.
“Hasil tes ternyata positif flu burung. Setelah itu kami langsung melakukan langkah pemusnahan,” katanya.

Dia menjelaskan, instansinya menerjunkan empat tim Participatory Deaseas Surveilance Respon (PDSR) untuk antisipasi bahaya flu burung. Setiap tim membawahi tiga kecamatan dan rutin terjun ke bawah untuk menindaklanjuti laporan kematian unggas secara mendadak.

“Kalau ada unggas mati positif flu burung, kami langsung desinveksi. Dua minggu kemudian kami cek lagi. Kalau tidak ditemukan ada unggas yang mati, berarti statusnya turun dari terinfeksi ke diawasi. Kami pantau terus hingga tiga bulan kemudian,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga menyiapkan 78 ribu vaksin flu burung yang sudah didistribusi ke pos kesehatan hewan di seluruh Kulonprogo.

“Peternak unggas, khususnya ayam kampung bisa mengakses vaksin tersebut secara cuma-cuma dengan mendatangi pos kesehatan hewan atau langsung ke Dinas Kepenak,” tambahnya.
(ysw)
Berita Terkait
Antisipasi Penularan...
Antisipasi Penularan Flu Burung di Kota Bandung
Cegah Penularan Flu...
Cegah Penularan Flu Burung, Puluhan Unggas Selundupan Dimusnahkan
Jepang Laporkan Wabah...
Jepang Laporkan Wabah Flu Burung Pertama di Musim Dingin, 143.000 Ayam Dimusnahkan
Ahli Kesehatan Prediksi...
Ahli Kesehatan Prediksi Inggris Akan Menghadapi Wabah Flu Burung dalam Skala Besar
Ratusan Unggas Positif...
Ratusan Unggas Positif Flu Burung, Peternak Diminta Waspada
Tes PCR Ratusan Burung...
Tes PCR Ratusan Burung Pipit yang Mati Mendadak di Cirebon, Begini Hasilnya
Berita Terkini
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
33 menit yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
9 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
9 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
10 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
10 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved