Usai menyelam, nelayan tewas berbusa
Rabu, 19 Desember 2012 - 15:50 WIB
Usai menyelam, nelayan tewas berbusa
A
A
A
Sindonews.com - Seorang nelayan asal Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan ditemukan tewas usai menyelam mencari ikan di Pulau Salissingan dengan mulut berbusa. Keluarga yang curiga dengan kematian korban, melaporkannya ke Polres Majene, Sulawesi Barat.
Darwis (19) seorang nelayan asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan tewas oleh rekannya diatas kapal saat mencari ikan di perairan Sulawesi Barat. Kemudian rekan korban mengevakuasi Darwis ke perairan Majene, kemudian berlabuh di Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.
Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Jubaedi mengatakan, keluarga mencurigai adanya unsur lain dalam kematian korban. Hasil visum terhadap korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasaan atau unsur kesengajaan pembunuhan.
“Memang mulut korban sedikit berbusa tapi itu karena faktor penyakit,” jelas Jubaedi di Mapolres Majene, Rabu (19/12/2012).
Jubaedi menuturkan, dari hasil pemeriksaan terhadap rekan korban yang satu kapal, saat itu mereka sedang mencari ikan di perairan Majene dan Mamuju. Ketika berada di Pulau Salissingan, korban menyelam ke dalam laut.
Tidak lama kemudian, tiba-tiba korban kembali ke atas kapal untuk istirahat. Tidak lama kemudian, korban ditemukan sudah tewas.
Darwis (19) seorang nelayan asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan tewas oleh rekannya diatas kapal saat mencari ikan di perairan Sulawesi Barat. Kemudian rekan korban mengevakuasi Darwis ke perairan Majene, kemudian berlabuh di Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.
Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Jubaedi mengatakan, keluarga mencurigai adanya unsur lain dalam kematian korban. Hasil visum terhadap korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasaan atau unsur kesengajaan pembunuhan.
“Memang mulut korban sedikit berbusa tapi itu karena faktor penyakit,” jelas Jubaedi di Mapolres Majene, Rabu (19/12/2012).
Jubaedi menuturkan, dari hasil pemeriksaan terhadap rekan korban yang satu kapal, saat itu mereka sedang mencari ikan di perairan Majene dan Mamuju. Ketika berada di Pulau Salissingan, korban menyelam ke dalam laut.
Tidak lama kemudian, tiba-tiba korban kembali ke atas kapal untuk istirahat. Tidak lama kemudian, korban ditemukan sudah tewas.
(ysw)