7,700 guru Depok dukung sekolah inklusi
Rabu, 19 Desember 2012 - 14:34 WIB
7,700 guru Depok dukung sekolah inklusi
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 7.000 guru di Depok mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusi. Saat ini pendidikan inklusi sudah menjadi isu nasional, yang mendapatkan dukungan penuh dari banyak kepala daerah.
Deklarasi pembudayaan pendidikan inklusi dilaksanakan di sejumlah kota, Rembang, Kuningan, Pidie dan Banjarmasin.
Jawa Barat bahkan mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2011, sebagai provinsi pertama penyelenggara pendidikan inklusi.
"Pemprov telah mengalokasikan anggaran khusus, untuk memberikan tunjangan tambahan kepada guru sekolah luar biasa (SLB). Bahkan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusi dan pembimbing khusus juga mendapat bantuan dari Pemprov," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat acara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 67 di Balairng Universitas Indonesia (UI) Depok, Rabu (19/12/2012).
Penyandang cacat di Jabar saat ini mencapai 1 persen, dari total penduduk sebesar 44 juta. Artinya ada 440.000 penyandang cacat di Jabar.
"Untuk itu mereka perlu mendapatkan pendidikan yang sama. Syaa bertekad tahun 2013 menjadi tahun inklusi bagi Provinsi Jawa Barat," ucapnya.
Deklarasi pembudayaan pendidikan inklusi dilaksanakan di sejumlah kota, Rembang, Kuningan, Pidie dan Banjarmasin.
Jawa Barat bahkan mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2011, sebagai provinsi pertama penyelenggara pendidikan inklusi.
"Pemprov telah mengalokasikan anggaran khusus, untuk memberikan tunjangan tambahan kepada guru sekolah luar biasa (SLB). Bahkan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusi dan pembimbing khusus juga mendapat bantuan dari Pemprov," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat acara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 67 di Balairng Universitas Indonesia (UI) Depok, Rabu (19/12/2012).
Penyandang cacat di Jabar saat ini mencapai 1 persen, dari total penduduk sebesar 44 juta. Artinya ada 440.000 penyandang cacat di Jabar.
"Untuk itu mereka perlu mendapatkan pendidikan yang sama. Syaa bertekad tahun 2013 menjadi tahun inklusi bagi Provinsi Jawa Barat," ucapnya.
(stb)