Muhammadiyah bekali mantan PSK Rp5 juta
Selasa, 18 Desember 2012 - 16:01 WIB
Muhammadiyah bekali mantan PSK Rp5 juta
A
A
A
Sindonews.com - Untuk membantu para pekerja seks komersial (PSK) yang ingin berusaha, Muhammadiyah memberikan bantuan senilai Rp5 juta untuk masing-masing PSK.
Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu mantan PSK yang ingin membuka usaha warung kopi.
Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Samsudin menyerahkan simbolis bantuan kepada sejumlah mantan PSk di lokalisasi Kermil Surabaya itu.
"Muhammadiyah memberikan bantuan Rp5 Juta kepada masing-masing PSK yang berhenti untuk modal usaha membuka warung kopi. Ada sebanyak 37 warung kopi yang akan menjadi bisnis baru mantan PSK ini," ujar Din di sela-sela kunjungannya di lokalisasi Kermil, Jalan Tambak Asri, Surabaya, Selasa (18/12/2012).
Bantuan tersebut, katanya merupakan langkah yang diambil untuk memberikan solusi terhadap persoalan pengentasan para PSK dari dunia pelacuran.
Menurutnya, Muhammadiyah tidak hanya mengajak para PSK dan Mucikari untuk berhenti dari dunia pelacuran melainkan ada solusi atas persolan tersebut.
Sebab, rata-rata mereka yang terjerumus ke dunia tersebut adalah terbentur karena persoalan ekonomi sehingga menempuh jalan pintas. Ia juga mengajak kepada para agniya (orang-orang kaya) menyisihkan sebagian hartanya untuk infak. Dengan ini, ada sikap bahu membahu untuk menyeleseikan persoalan sosial ini.
Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu mantan PSK yang ingin membuka usaha warung kopi.
Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Samsudin menyerahkan simbolis bantuan kepada sejumlah mantan PSk di lokalisasi Kermil Surabaya itu.
"Muhammadiyah memberikan bantuan Rp5 Juta kepada masing-masing PSK yang berhenti untuk modal usaha membuka warung kopi. Ada sebanyak 37 warung kopi yang akan menjadi bisnis baru mantan PSK ini," ujar Din di sela-sela kunjungannya di lokalisasi Kermil, Jalan Tambak Asri, Surabaya, Selasa (18/12/2012).
Bantuan tersebut, katanya merupakan langkah yang diambil untuk memberikan solusi terhadap persoalan pengentasan para PSK dari dunia pelacuran.
Menurutnya, Muhammadiyah tidak hanya mengajak para PSK dan Mucikari untuk berhenti dari dunia pelacuran melainkan ada solusi atas persolan tersebut.
Sebab, rata-rata mereka yang terjerumus ke dunia tersebut adalah terbentur karena persoalan ekonomi sehingga menempuh jalan pintas. Ia juga mengajak kepada para agniya (orang-orang kaya) menyisihkan sebagian hartanya untuk infak. Dengan ini, ada sikap bahu membahu untuk menyeleseikan persoalan sosial ini.
(ysw)