Jokowi: Tanam bakung, pejabat hilang
Senin, 17 Desember 2012 - 20:56 WIB
Jokowi: Tanam bakung, pejabat hilang
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) merasa malu dengan ulah pejabat di lingkungan Pemerintah DKI yang menanam umbi-umbian sebagai penghias taman kota. Menurutnya, hal itu sangat tidak pantas dilakukan, mengingat Jakarta merupakan berometer daerah lain.
"Di taman-taman itu, jangan ditanam bakung-bakungan terus, telo-teloan terus. Yang murah-murah ditanemin. Sekali-kali tanam tanaman yang mahal," ujar Jokowi di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (17/12/2012).
Sebagai barometer daerah-daerah lain, Jakarta akan dijadikan contoh. Untuk itu, seluruh taman yang ada di Jakarta, harus ditanami dengan pohon dan bunga-bunga yang indah, bahkan memiliki estetika.
"Jakarta itu menjadi barometer daerah lain. Kalau Jakarta nanemnya bakung-bakungan, nanti semuanya nanemnya bakung-bakungan. Tanam tanaman yang punya estetika gitu lho," ungkapnya.
Lebih jauh, Jokowi mengaku gusar dengan ulah para pejabat di lingkungan Pemprov DKI yang dinilai mulai meremehkan gaya kepemimpinannya yang santai. Dengan tegas dan tetap halus, Jokowi mengeluarkan ancaman kepada pejabat daerah yang masih berani menanam bakung di taman kota.
"Sekali, dua kali enggak saya tegor. Nanti ditanamnya bakung-bakungan lagi, telo-teloan lagi awas. Kalau masih nanem bakung-bakungan lagi, 'hilang' nanti," tukas Jokowi.
Seperti diketahui, hari ini Jokowi melakukan kunjungan ke wilayah Jakarta Barat. Di kawasan itu, Jokowi banyak memperhatikan sejumlah tempat. Diantaranya, taman kota yang banyak ditanami bakung. Bahkan, sebagai bukti Jokowi merekam apa yang dilihatnya.
Untuk membuktikan ucapannya itu, bahkan Jokowi sempat memperlihatkan taman kota yang ditanami bakung di kawasan Jakarta Barat kepada wartawan.
"Di taman-taman itu, jangan ditanam bakung-bakungan terus, telo-teloan terus. Yang murah-murah ditanemin. Sekali-kali tanam tanaman yang mahal," ujar Jokowi di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (17/12/2012).
Sebagai barometer daerah-daerah lain, Jakarta akan dijadikan contoh. Untuk itu, seluruh taman yang ada di Jakarta, harus ditanami dengan pohon dan bunga-bunga yang indah, bahkan memiliki estetika.
"Jakarta itu menjadi barometer daerah lain. Kalau Jakarta nanemnya bakung-bakungan, nanti semuanya nanemnya bakung-bakungan. Tanam tanaman yang punya estetika gitu lho," ungkapnya.
Lebih jauh, Jokowi mengaku gusar dengan ulah para pejabat di lingkungan Pemprov DKI yang dinilai mulai meremehkan gaya kepemimpinannya yang santai. Dengan tegas dan tetap halus, Jokowi mengeluarkan ancaman kepada pejabat daerah yang masih berani menanam bakung di taman kota.
"Sekali, dua kali enggak saya tegor. Nanti ditanamnya bakung-bakungan lagi, telo-teloan lagi awas. Kalau masih nanem bakung-bakungan lagi, 'hilang' nanti," tukas Jokowi.
Seperti diketahui, hari ini Jokowi melakukan kunjungan ke wilayah Jakarta Barat. Di kawasan itu, Jokowi banyak memperhatikan sejumlah tempat. Diantaranya, taman kota yang banyak ditanami bakung. Bahkan, sebagai bukti Jokowi merekam apa yang dilihatnya.
Untuk membuktikan ucapannya itu, bahkan Jokowi sempat memperlihatkan taman kota yang ditanami bakung di kawasan Jakarta Barat kepada wartawan.
(san)