Syahrul kembali ditohok selebaran
Kamis, 13 Desember 2012 - 14:49 WIB
Syahrul kembali ditohok selebaran
A
A
A
Sindonews.com - Selebaran gelap kembali menohok Calon Gubernur Incumbent Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dalam selebaran tersebut, Syahrul 'dihajar' sebagai seorang gubernur yang gagal dan sarat korupsi.
Belum diketahui secara pasti siapa pelaku penyebar selebaran bertuliskan Syahrul Yasin Limpo terbukti gagal dan korupsi. Namun diduga edaran sudah tertempel di sebagian titik di dalam kota maupun di luar kota Watampone.
Selebaran yang berbentuk sticker kertas tersebut, sudah disita oleh Aparat Kepolisian Polres Bone untuk dilakukan penyelidikan terkait penyebaran black campaign di bumi Arung Pallakka tersebut.
"Saat ini selebaran tersebut sudah ada ditangan pihak kepolisian Polres Bone, katanya mau diselidiki siapa pelakunya," ungkap Wawan salah seorang warga di kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang yang menemukan selebaran tersebut dijalan Jenderal Sudirman Bone, Kamis (13/12/2012).
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Bone, AKP Rizal yang dikonfirmasi terkait hal ini, membenaran tentang adanya stiker dan selebaran black campaign yang beredar di beberapa wilayah dibone.
"Pihak kami sudah menyita beberapa selebaran dan stiker black campaign terhadap SYL dan saat ini dalam proses lidik," ungkap AKP Rizal saat dihubungi, Kamis (13/12) kemarin.
Berdasarkan data yang dihimpun, kunjungan Syahrul di Kabupaten Bone dalam rangka kegiatan politik silaturahmi dengan beberapa kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi), yakni peresmian jembatan di Kecamatan Bengo.
Syahrul juga melakukan kunjungan ke pesantren di Kecamatan Amali, silaturahmi Kades, kepala dusun dan tokoh masyarakat digedung lestari di Watampone dan pembukaan lomba olahraga di Kecamatan Kahu.
Belum diketahui secara pasti siapa pelaku penyebar selebaran bertuliskan Syahrul Yasin Limpo terbukti gagal dan korupsi. Namun diduga edaran sudah tertempel di sebagian titik di dalam kota maupun di luar kota Watampone.
Selebaran yang berbentuk sticker kertas tersebut, sudah disita oleh Aparat Kepolisian Polres Bone untuk dilakukan penyelidikan terkait penyebaran black campaign di bumi Arung Pallakka tersebut.
"Saat ini selebaran tersebut sudah ada ditangan pihak kepolisian Polres Bone, katanya mau diselidiki siapa pelakunya," ungkap Wawan salah seorang warga di kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang yang menemukan selebaran tersebut dijalan Jenderal Sudirman Bone, Kamis (13/12/2012).
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Bone, AKP Rizal yang dikonfirmasi terkait hal ini, membenaran tentang adanya stiker dan selebaran black campaign yang beredar di beberapa wilayah dibone.
"Pihak kami sudah menyita beberapa selebaran dan stiker black campaign terhadap SYL dan saat ini dalam proses lidik," ungkap AKP Rizal saat dihubungi, Kamis (13/12) kemarin.
Berdasarkan data yang dihimpun, kunjungan Syahrul di Kabupaten Bone dalam rangka kegiatan politik silaturahmi dengan beberapa kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi), yakni peresmian jembatan di Kecamatan Bengo.
Syahrul juga melakukan kunjungan ke pesantren di Kecamatan Amali, silaturahmi Kades, kepala dusun dan tokoh masyarakat digedung lestari di Watampone dan pembukaan lomba olahraga di Kecamatan Kahu.
(ysw)