Jokowi janji tidak akan beli mobdin baru
Kamis, 13 Desember 2012 - 14:27 WIB
Jokowi janji tidak akan beli mobdin baru
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan, tidak akan membeli mobil dinas (Mobdin) baru selama masa jabatannya.
Hal ini diungkapkan Jokowi, ketika disinggung mengenai salah satu daerah di Indonesia yang mengusulkan anggaran dana Rp1 miliar, untuk pengadaan mobil dinas Bupatinya dengan masa jabatan 2010-2015.
"Pokoknya sepanjang jabatan saya, tidak mau beli mobil. Jadi adanya apa saya pakai," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini di Hotel Ritz Carlton, Sudirman, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Di sisi lain, Jokowi tidak mempermasalahkan jika ada Pemerintah Daerah (Pemda), yang menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar untuk mobil Dinasnya.
"Kalau memang punya APBD besar dan kaya raya, tidak apa-apa membeli mobil dinas," jelasnya.
Jokowi menegaskan hingga saat ini Pemprov DKI masih menggunakan fasilitas kendaraan yang lama.
"Bagi saya yang terpenting manfaatnya. Saya menjabat selama 7 tahun di Solo, juga sama sekali tidak beli mobil. Saya menggunakan mobil Dinas yang lama," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan anggaran dana Rp1 miliar. Anggaran dana itu diketahui untuk pengadaan mobil dinas Bupati Bima dengan masa jabatan 2010-2015.
Jika nantinya usulan itu disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bima, maka mobil Toyota Camry yang saat ini masih digunakan oleh Bupati Bima akan segera diganti.
Hal ini diungkapkan Jokowi, ketika disinggung mengenai salah satu daerah di Indonesia yang mengusulkan anggaran dana Rp1 miliar, untuk pengadaan mobil dinas Bupatinya dengan masa jabatan 2010-2015.
"Pokoknya sepanjang jabatan saya, tidak mau beli mobil. Jadi adanya apa saya pakai," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini di Hotel Ritz Carlton, Sudirman, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Di sisi lain, Jokowi tidak mempermasalahkan jika ada Pemerintah Daerah (Pemda), yang menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar untuk mobil Dinasnya.
"Kalau memang punya APBD besar dan kaya raya, tidak apa-apa membeli mobil dinas," jelasnya.
Jokowi menegaskan hingga saat ini Pemprov DKI masih menggunakan fasilitas kendaraan yang lama.
"Bagi saya yang terpenting manfaatnya. Saya menjabat selama 7 tahun di Solo, juga sama sekali tidak beli mobil. Saya menggunakan mobil Dinas yang lama," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan anggaran dana Rp1 miliar. Anggaran dana itu diketahui untuk pengadaan mobil dinas Bupati Bima dengan masa jabatan 2010-2015.
Jika nantinya usulan itu disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bima, maka mobil Toyota Camry yang saat ini masih digunakan oleh Bupati Bima akan segera diganti.
(stb)