Ribuan petani tembakau demo tolak raperda KTR

Kamis, 13 Desember 2012 - 12:14 WIB
Ribuan petani tembakau...
Ribuan petani tembakau demo tolak raperda KTR
A A A
Sindonews.com - Ribuan massa Paguyuban Pedagang Asongan yang tergabung dalam organisasi Petani Tembakau, melakukan aksi unjukrasa terkait rencana Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang akan diberlakukan.

Mereka merasa dirugikan dengan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang KTR tersebut yang dinilainya akan mengurangi lahan pendapatan mereka dari hasil bertani tembakau.

Ribuan massa ini mengawali aksinya di depan Kantor Bupati Bantul, di Jalan Jendral Sudirman, mereka kemudian bergerak dengan berjalan kaki menuju Kantor DPRD Bantul, yang berjarak sekira 200 meter dari Kantor Bupati Bantul.

Koordinator aksi Gugun El Guyanie mengatakan, raperda yang sedang dalam pembahasan Dewan dinilai cacat hukum, karena tidak pernah disosialisasikan ke masyarakat.

"Lagi pula, seharusnya mengundang perwakilan petani tembakau agar dibicarakan terlebih dahulu. Tetapi ini kan tidak pernah, makanya kita gelar aksi untuk menolaknya," kata Gugun, di DPRD Bantul, Kamis (13/12/2012) .

Ketua Koordinator Komite Nasional Penyelamat Kretek DIY ini menyesalkan sikap dewan yang tidak kooperatif dan tidak memperhatikan nasib petani tembakau yang jumlahnya ribuan, dan tersebar di wilayah Bantul dan sekitarnya.

Sambil méneriakan yel-yel selamatkan kretek, massa yang dikawal ketat aparat keamanan dari Polres Bantul yang dípimpin langsung Wakapolres Bantul, meminta pertanggungjawaban dari DPRD jika meloloskan raperda ini.

" Kita minta Dewan segera membatalkan raperda ini," katanya.

Sementara itu, Koordinator raperda KTR Arief Dewanto mengatakan raperda yang saat ini dibahas sudah melalui pembahasan di panitia khusus (pansus) di DPRD.

"Kita kan hanya mengatur lokasi saja, bukan melarang orang untuk tidak merokok, tolong pahami ini. Dalam raperda ini, kawasan yang dianggap terlarang adalah ruang publik seperti pendidikan, bus umum, rumah sakit dan fasilitas lain yang diatur dalam raperda, yang harus dijauhkan dari perokok aktif," katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Pengembangan Korporasi...
Pengembangan Korporasi Kedelai di Grobogan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Nilai Petani Turun 1,73%,...
Nilai Petani Turun 1,73%, SPI Minta Pemerintah Perluas Subsidi
Mulai Sekarang, Jangan...
Mulai Sekarang, Jangan Coba-Coba dengan Pupuk Bersubsidi
Pendapatan Petani di...
Pendapatan Petani di Jepang dengan Petani di Indonesia, Antara Bumi dan Langit
Gelar Pengabdian Masyarakat,...
Gelar Pengabdian Masyarakat, UAI Berhasil Tingkatkan Produktivitas Petani Cibereum
Sektor Pangan Jadi Andalan...
Sektor Pangan Jadi Andalan Menjaga Stabilitas Ekonomi Sosial
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
4 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
5 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
7 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
7 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
9 jam yang lalu
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved