Papua & Papua Barat gagal terapkan Otsus

Kamis, 13 Desember 2012 - 05:52 WIB
Papua & Papua Barat...
Papua & Papua Barat gagal terapkan Otsus
A A A
Sindonews.com - Pemerintah melakukan evaluasi terhadap Otonomi Khusus (Otsus) Papua dan Papua Barat dalam melaksanakan UU Nomer 15 Tahun 2001. Setelah 11 tahun melaksanakan Otsus, pemerintah melihat kegagalan pelaksanaan Otsus di Papua dan Papua Barat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gumawan Fauzi mengatakan, Otsus dimaksudkan untuk pemberian kewengan luas bagi provinsi dan rakyat Papua untuk mengurus sendiri dalam kerangka NKRI.

Dalam hal ini, kewenangan lebih luas berarti pula tanggung jawab yang lebih besar untuk menyelenggarakan pemerintah dan mengatur pemanfaatan kekayaan alamuntuk kemakmuran rakyat Papua. Selain itu, untuk mengurangi kesenjangan antara Provinsi Papua, dan Provinsi Papua Barat dengan provinsi lain.

Ketertinggalan dapat di atasi dengan kerangka pembangunan yang tepat dan berkesinambungan agar bisa terarah, sehingga semua program yang ditunjukan hanya untuk memenuhi aspirasi masyarakat Papua, khususnya orang asli seperti halnya penegakan hukum, HAM, dan mewujudkan keadilan.

Dari hasil evaluasi itu, terdapat beberapa progres dari 2003 sampai dengan 2012 yang telah dicapai Papua dan Papua Barat. Dari aspek kebijakan, belum ada petunjuk teknis atau pedoman penjabaran dari kewenagan khusus di provinsi dan kabupaten/kota.

Ditambahkan dia, belum juga ditetapkannya Perdasus dan Perdasi sebagai amanat UU No tahun 2001, terutama Perdasus tentang pembagian dan pengelolaan penerimaan, dan rangka pelaksanaan Otsus dimana pengelolaannya hanya diatur berdasarkan peraturan gubernur.

Selain itu, belum terbangunnya secara sinergis antara Pemerintah Provinsi, DPRP, dan MRP sehingga mengakibatkan kinerja yang dihasilkan pemerintah daerah belum terbangun.

Terkait dengan implementasi kebijakan kewenagan khusus menyangkut beberapa hal seperti dalam hal pendidikan terdapat peningkatan angka partisipasi sekolah (APS) di berbagai jenjang usia, peningkatan angka melek huruf (AMH) dan terjadi peningkatan rata-rata lama sekolah.

Dalam bidang kesehatan, peningkatan kinerja pembangunan bidang kesejahteraan dilihat dari peningkatan jumlah tenaga kesehatan dan paramedis. Sarana rumah sakit dan puskesmas juga diperhatikan.

“Walaupun hal ini masih butuh perhatian lebih karena umunya tenaga kesehatan masih terfokus di wilayah perkotaan”, tegasnya saat ditemui di Kemendagri, Rabu (12/12/2012).

Selain itu kecendrungan penurunan prosentase rakyat miskin, pada 2011 di Papua 31,98% sedangkan Papua Barat 28,53%, namun skala ini masih jauh dari standar nasional 12,49 %. Jumlah dana otsus dan tambahan infrastruktur yang telah diserahkan ke Provinsi Papua dan Papua Barat sejak 2002-2012.

Untuk Papua sebesar Rp28,413 triliun, dan Papua Barat sejak 2009-2012 Rp5,269 triliun dengan dana tambahan infrastruktur Papua Rp2,501 triliun dan Papua Barat Rp2,298 triliun.

Kurangnya pemahaman terhadap pelaksanaan otonomi khsusus UU No 21 Tahun 2001, menimbulkan adanya berbagai persepsi maupun penafsiran yang berbeda. Hal itu disebabkan karena minimnya kualitas dan kuantitas dari seluruh elemen pelaksanaan Otsus yang multitafsir.
(san)
Berita Terkait
6 SSK Brimob Nusantara...
6 SSK Brimob Nusantara Siaga di Tanah Papua
Elemen Masyarakat Papua...
Elemen Masyarakat Papua Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian Papua
Dialog Damai dan Bermartabat...
Dialog Damai dan Bermartabat Kunci Atasi Persoalan di Papua
Kepala Suku Adat La...
Kepala Suku Adat La Pago Provinsi: Mari Jaga Kedamaian Papua
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
Warga Papua Ajak Semua...
Warga Papua Ajak Semua Pihak Bersama Cegah Rasisme
Berita Terkini
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
beberapa waktu yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
2 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
12 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
14 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
14 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
15 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved