Besok, perjalanan KRL Bogor-Jakarta normal
Rabu, 12 Desember 2012 - 18:35 WIB
Besok, perjalanan KRL Bogor-Jakarta normal
A
A
A
Sindonews.com - Penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) stasiun Bogor boleh bernapas lega, pasalnya besok pagi, KRL dari stasiun Bogor mulai dioperasikan kembali. Sehingga dua jalur KRL sudah dapat digunakan.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Mateta Rijalulhaq menjelaskan, pengoperasian KRL pertama dimulai pukul 04.25 wib dari stasiun Bogor, dengan kecepatan 10 Km per jam di lokasi longsoran Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, Sukaraja, Kabupaten Bogor.
"Dan secara bertahap kecepatan KRL akan ditambah dan kembali normal,” ungkap Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Mateta Rijalulhaq, Rabu (12122012).
Keputusan menjalankan KRL besok pagi, merupakan hasil evaluasi dari uji coba KRL semalam yang berjalan baik. Setelah uji coba. Dilakukan pengaturan pola operasinya, sehingga pengoperasin KRL dapat berjalan sesuai harapan pengguna jasa.
"Besok kami akan menjalankan KRL dari Bogor dengan jalur yang benar. Karena selama ini menggunakan satu rel pada jalur Jakarta Bogor. Sehingga mulai besok pagi, dua jalur KA sudah dapat difungsikan" jelas Mateta.
Mateta menambahkan, sesuai komitmen pekerjaan perbaikan track pasca longsor sesuai dengan perkiraan PT KAI selama 21 hari, dihitung dari satu hari setelah peristiwa longsor terjadi pada Rabu 21 Nopember 2012.
Sementara itu, Manager Humas PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (PT KCJ) Eva Chairunisa mengatakan, untuk penjualan tiket KRL besok, akan diberlakukan tariff khusus.
"Pemberlakuan tarif khusus ini, KRL pemberangkatan dari Lingkar Jakarta menuju Bogor, penjualan tiketnya hanya sampai relasi Depok. Tetapi penumpang tetap bisa melanjutkan perjalanan hingga stasiun akhir Bogor. Sementara untuk harga tiket dari Stasiun Bogor menuju Lingkar Jakarta tetap menggunakan tarif normal," katanya.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Mateta Rijalulhaq menjelaskan, pengoperasian KRL pertama dimulai pukul 04.25 wib dari stasiun Bogor, dengan kecepatan 10 Km per jam di lokasi longsoran Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, Sukaraja, Kabupaten Bogor.
"Dan secara bertahap kecepatan KRL akan ditambah dan kembali normal,” ungkap Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Mateta Rijalulhaq, Rabu (12122012).
Keputusan menjalankan KRL besok pagi, merupakan hasil evaluasi dari uji coba KRL semalam yang berjalan baik. Setelah uji coba. Dilakukan pengaturan pola operasinya, sehingga pengoperasin KRL dapat berjalan sesuai harapan pengguna jasa.
"Besok kami akan menjalankan KRL dari Bogor dengan jalur yang benar. Karena selama ini menggunakan satu rel pada jalur Jakarta Bogor. Sehingga mulai besok pagi, dua jalur KA sudah dapat difungsikan" jelas Mateta.
Mateta menambahkan, sesuai komitmen pekerjaan perbaikan track pasca longsor sesuai dengan perkiraan PT KAI selama 21 hari, dihitung dari satu hari setelah peristiwa longsor terjadi pada Rabu 21 Nopember 2012.
Sementara itu, Manager Humas PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (PT KCJ) Eva Chairunisa mengatakan, untuk penjualan tiket KRL besok, akan diberlakukan tariff khusus.
"Pemberlakuan tarif khusus ini, KRL pemberangkatan dari Lingkar Jakarta menuju Bogor, penjualan tiketnya hanya sampai relasi Depok. Tetapi penumpang tetap bisa melanjutkan perjalanan hingga stasiun akhir Bogor. Sementara untuk harga tiket dari Stasiun Bogor menuju Lingkar Jakarta tetap menggunakan tarif normal," katanya.
(stb)