Jalan rusak, warga sandera truk proyek
Rabu, 12 Desember 2012 - 17:37 WIB
Jalan rusak, warga sandera truk proyek
A
A
A
Sindonews.com - Dituding sebagai penyebab rusaknya jalan desa, warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menyandera belasan truk pengangkut material tanah untuk pembangunan Jalan Tol Kertosono-Mojokerto.
Belasan truk tersebut dihadang puluhan warga Desa Sentul saat melintas di jalan desa, Rabu (12/12/2012). Warga mengaku kesal karena setelah lama dilalui truk-truk milik proyek tol jalan di desa mereka menjadi rusak tapi tidak di perbaiki oleh pelaksana proyek.
Begitu melihat iring-iringan truk melintas, warga langsung membuat barikade. Sejumlah sopir truk langsung disuruh turun.
"Kami hanya meminta agar pelaksana proyek memperbaiki jalan desa," kata M. Fatah Kortdinator aksi warga, Rabu (12/12/2012).
Ia berjanji, akan terus menahan truk-truk proyek sampai ada kepastian perbaikan jalan desa.
"Kami tidak akan melepaskan truktruk ini sampai ada kepastian dari pelaksana proyek. Kalau perlu kami akan sandera lagi truk yang lewat,' ancamnya.
Akibat aksi warga tersebut, aktivitas pengurukan tanah di lokasi pembangunan Jalan Tol Kertosono-Mojokerto sepanjang 40,3 kilometer yang ditargetkan selesai tahun depan itu menjadi tersendat.
Belasan truk tersebut dihadang puluhan warga Desa Sentul saat melintas di jalan desa, Rabu (12/12/2012). Warga mengaku kesal karena setelah lama dilalui truk-truk milik proyek tol jalan di desa mereka menjadi rusak tapi tidak di perbaiki oleh pelaksana proyek.
Begitu melihat iring-iringan truk melintas, warga langsung membuat barikade. Sejumlah sopir truk langsung disuruh turun.
"Kami hanya meminta agar pelaksana proyek memperbaiki jalan desa," kata M. Fatah Kortdinator aksi warga, Rabu (12/12/2012).
Ia berjanji, akan terus menahan truk-truk proyek sampai ada kepastian perbaikan jalan desa.
"Kami tidak akan melepaskan truktruk ini sampai ada kepastian dari pelaksana proyek. Kalau perlu kami akan sandera lagi truk yang lewat,' ancamnya.
Akibat aksi warga tersebut, aktivitas pengurukan tanah di lokasi pembangunan Jalan Tol Kertosono-Mojokerto sepanjang 40,3 kilometer yang ditargetkan selesai tahun depan itu menjadi tersendat.
(ysw)