11 bulan, 25 kasus pohon tumbang di Jakarta Pusat
Rabu, 12 Desember 2012 - 15:40 WIB
11 bulan, 25 kasus pohon tumbang di Jakarta Pusat
A
A
A
Sindonews.com – Berdasarkan data dari Dinas Pertamanan, sepanjang Tahun 2012 sampai awal desember, ada 25 kasus pohon tumbang dan ada 56 pohon yang mengalami sempal.
Untuk mencegah bertambahnya jumlah kasus pohon tumbang, Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat melakukan penembangan terhadap 1.408 pohon tua.
Hal itu diungkapkan Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat Ratna Diah Kurniati.
Menurutnya, pihaknya telah melakukan penebangan batang-batang pohon yang berpotensi mengalami patah akibat bagiannya telah keropos.
"Ada 1.408 pohon yang sudah ditebak oleh kami," ujar Ratna, Rabu 12/12/2012).
Ia mengaku, pihaknya telah mengerahkan tim yang disebut tim buser apabila terjadi kasus pohon tumbang. Tim buser ditempatkan di setiap kantor kecamatan di Jakarta Pusat.
Jumlah tim buser di kecamatan paling sedikit tiga orang dan paling banyak delapan orang.
Apabila digabung dengan tim buser yang ada di suku dinas pertamanan, maka total jumlah tim di Jakarta Pusat mencapai 68 orang.
Nantinya, tim buser yang ada di setiap kecamatan bertugas untuk menangani langkah awal apabila terjadi pohon tumbang. Sebab di setiap kecamatan sudah disediakan satu unit alat penebang pohon.
"Jadi bila menghalangi jalan bisa ditangani cepat, agar jalan jadi tidak macet," kata Ratna.
Ratna menawarkan kepada warganya untuk tidak perlu melakukan penebangan sendiri pohon tua miliknya. Namun, warga bisa memanfaatkan tim buser tersebut dengan cara menghubungi Suku Dinas Pertamanan.
"Syaratnya, warga harus menyerahkan foto pohon yang hendak ditebang tersebut," imbuhnya.
Untuk mencegah bertambahnya jumlah kasus pohon tumbang, Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat melakukan penembangan terhadap 1.408 pohon tua.
Hal itu diungkapkan Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat Ratna Diah Kurniati.
Menurutnya, pihaknya telah melakukan penebangan batang-batang pohon yang berpotensi mengalami patah akibat bagiannya telah keropos.
"Ada 1.408 pohon yang sudah ditebak oleh kami," ujar Ratna, Rabu 12/12/2012).
Ia mengaku, pihaknya telah mengerahkan tim yang disebut tim buser apabila terjadi kasus pohon tumbang. Tim buser ditempatkan di setiap kantor kecamatan di Jakarta Pusat.
Jumlah tim buser di kecamatan paling sedikit tiga orang dan paling banyak delapan orang.
Apabila digabung dengan tim buser yang ada di suku dinas pertamanan, maka total jumlah tim di Jakarta Pusat mencapai 68 orang.
Nantinya, tim buser yang ada di setiap kecamatan bertugas untuk menangani langkah awal apabila terjadi pohon tumbang. Sebab di setiap kecamatan sudah disediakan satu unit alat penebang pohon.
"Jadi bila menghalangi jalan bisa ditangani cepat, agar jalan jadi tidak macet," kata Ratna.
Ratna menawarkan kepada warganya untuk tidak perlu melakukan penebangan sendiri pohon tua miliknya. Namun, warga bisa memanfaatkan tim buser tersebut dengan cara menghubungi Suku Dinas Pertamanan.
"Syaratnya, warga harus menyerahkan foto pohon yang hendak ditebang tersebut," imbuhnya.
(stb)