Tanggal cantik, 14 pasangan menikah di Aceh
Rabu, 12 Desember 2012 - 09:21 WIB
Tanggal cantik, 14 pasangan menikah di Aceh
A
A
A
Sindonews.com - Tradisi nikah pada "tanggal cantik" ternyata juga menular hingga ke Provinsi Aceh. Hari ini, 12-12-2012 dipilih oleh 14 pasang muda-mudi untuk melangsungkan pernikahan.
Sejumlah masjid-masjid di kecamatan dalam Kota Banda Aceh menjadi incaran para pasangan untuk melangsungkan hari bersejarah bagi mereka itu.
Menurut Ketua Kelompok Kerja Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Banda Aceh Teungku Marzuki Hasyim, hanya Kecamatan Syiah Kuala dan Kutaraja tidak ada pernikahan. Sedikitnya ada 14 pasangan yang akan menikah.
"Mungkin, mereka menikah pada tanggal 12 Desember 2012 itu untuk memudahkan mereka mengingat hari pernikahan. Kan itu angka yang mudah diingat," kata Marzuki Hasyim kepada wartawan, di Aceh, Rabu (12/12/2012).
Dua pasangan menikah di Kecamatan Banda Raya, Kuta Alam empat pasang, Lueng Bata dua pasang, Ulee Kareng tiga pasang. Sementara di Kecamatan Baiturrahman, Jaya Baru, dan Meuraxa masing-masing satu pasang.
Minat menikah pada angka cantik ini kalah dengan angka cantik 11-11-2011. Marzuki menduga penurunan itu disebabkan adanya budaya tradisional di Aceh.
“"Mungkin, karena Desember tahun ini berkaitan dengan masuknya bulan Safar. Kan orang Aceh bilang, kalau bulan Safar itu su-um (panas), padahal kan enggak ada istilah itu," jelasnya.
Gusrianto dan Ismayanti dua sejoli yang akan menikah di Kecamatan Jaya Baru mengaku sudah merencanakan pernikahan pada "tanggal cantik" tiga bulan sebelumnya, alasanya sederhana diyakini bisa menambah kelangengan rumah tangga.
"Tidak ada kaitan sama jumlah anak, tapi biar mudah diingat saja kan jadi nambah romantis," jelas Ismayani.
Sejumlah masjid-masjid di kecamatan dalam Kota Banda Aceh menjadi incaran para pasangan untuk melangsungkan hari bersejarah bagi mereka itu.
Menurut Ketua Kelompok Kerja Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Banda Aceh Teungku Marzuki Hasyim, hanya Kecamatan Syiah Kuala dan Kutaraja tidak ada pernikahan. Sedikitnya ada 14 pasangan yang akan menikah.
"Mungkin, mereka menikah pada tanggal 12 Desember 2012 itu untuk memudahkan mereka mengingat hari pernikahan. Kan itu angka yang mudah diingat," kata Marzuki Hasyim kepada wartawan, di Aceh, Rabu (12/12/2012).
Dua pasangan menikah di Kecamatan Banda Raya, Kuta Alam empat pasang, Lueng Bata dua pasang, Ulee Kareng tiga pasang. Sementara di Kecamatan Baiturrahman, Jaya Baru, dan Meuraxa masing-masing satu pasang.
Minat menikah pada angka cantik ini kalah dengan angka cantik 11-11-2011. Marzuki menduga penurunan itu disebabkan adanya budaya tradisional di Aceh.
“"Mungkin, karena Desember tahun ini berkaitan dengan masuknya bulan Safar. Kan orang Aceh bilang, kalau bulan Safar itu su-um (panas), padahal kan enggak ada istilah itu," jelasnya.
Gusrianto dan Ismayanti dua sejoli yang akan menikah di Kecamatan Jaya Baru mengaku sudah merencanakan pernikahan pada "tanggal cantik" tiga bulan sebelumnya, alasanya sederhana diyakini bisa menambah kelangengan rumah tangga.
"Tidak ada kaitan sama jumlah anak, tapi biar mudah diingat saja kan jadi nambah romantis," jelas Ismayani.
(mhd)