Pembunuh Kanano masih misterius
Selasa, 11 Desember 2012 - 22:23 WIB
Pembunuh Kanano masih misterius
A
A
A
Sindonews.com – Jajaran kepolisian resort (Polres) Majene, terus melakukan pengembangan proses penyelidikan terhadap kasus pembunuhan Kanano (35) warga Desa Ratte, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.
Kecurigaan awal bahwa pelaku pembunuhan sadis itu adalah Sabbang (32) yang tak lain adalah suami korban meleset. Polisi tidak menemukan bukti kuat terhadap suami korban untuk menyeretnya menjadi tersangka.
“Sampai saat ini, kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap tiga orang yang dicurigai sebagai pelaku. Termasuk suaminya tapi kecurigaan terhadap suaminya tidak terbukti,” kata Kasat Reskrim Polres Majane, AKP Jubaedi, kepada SINDO, ketika dikonfirmasi di Majene, Selasa (11/12/2012).
Dikatakan Jubaedi, terhadap dua orang lainnya yang ikut dicurigai, polisi juga belum menemukan alat bukti yang kuat. Karena itu, pihaknya terus melakukan pengembangan penyelidikan serta mengumpulkan data-data untuk mengungkap pelakunya.
“Belum ada pelaku yang ditetapkan. Kita terus mengembangkan proses penyelidikan,” tandas Jubaedi.
Kata Jubaedi, tidak menutup kemungkinan jika salah satu dari tiga orang yang diperiksa ditemukan bukti untuk menetapkannya sebagai tersangka. Karenanya, ia terus berusaha mencari bukti baru untuk mengungkap pelakunya, jelas Jubaedi tanpa menyebutkan identitas dua orang lainnya yang diperiksa.
Sebelumnya, pada Minggu, (9/12/2012), sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas mengenaskan disebut semak-semak rumput di pinggir sungai diwilayah Palipi, Desa Ratte.
Korban ditemukan dengan kondii berlumuran darah. Sedikitnya terdapat kurang lebih 10 sabetan sajam di tubuh korban hingga membuatnya tewas.
Kecurigaan awal bahwa pelaku pembunuhan sadis itu adalah Sabbang (32) yang tak lain adalah suami korban meleset. Polisi tidak menemukan bukti kuat terhadap suami korban untuk menyeretnya menjadi tersangka.
“Sampai saat ini, kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap tiga orang yang dicurigai sebagai pelaku. Termasuk suaminya tapi kecurigaan terhadap suaminya tidak terbukti,” kata Kasat Reskrim Polres Majane, AKP Jubaedi, kepada SINDO, ketika dikonfirmasi di Majene, Selasa (11/12/2012).
Dikatakan Jubaedi, terhadap dua orang lainnya yang ikut dicurigai, polisi juga belum menemukan alat bukti yang kuat. Karena itu, pihaknya terus melakukan pengembangan penyelidikan serta mengumpulkan data-data untuk mengungkap pelakunya.
“Belum ada pelaku yang ditetapkan. Kita terus mengembangkan proses penyelidikan,” tandas Jubaedi.
Kata Jubaedi, tidak menutup kemungkinan jika salah satu dari tiga orang yang diperiksa ditemukan bukti untuk menetapkannya sebagai tersangka. Karenanya, ia terus berusaha mencari bukti baru untuk mengungkap pelakunya, jelas Jubaedi tanpa menyebutkan identitas dua orang lainnya yang diperiksa.
Sebelumnya, pada Minggu, (9/12/2012), sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas mengenaskan disebut semak-semak rumput di pinggir sungai diwilayah Palipi, Desa Ratte.
Korban ditemukan dengan kondii berlumuran darah. Sedikitnya terdapat kurang lebih 10 sabetan sajam di tubuh korban hingga membuatnya tewas.
(ysw)