Korban tewas longsor tambang emas bertambah
Selasa, 11 Desember 2012 - 18:43 WIB
Korban tewas longsor tambang emas bertambah
A
A
A
Sindonews.com - Setelah melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban tewas akibat longsor tambang emas di Gunung Buleud Kampung Cibongbong Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Sebelumnya, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal, yakni Aep (50) warga Desa Cibenda Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi. Aep mengalami luka sobek di kepala.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menyebutkan, jenazah Aep ditemukan sekira pukul 21.20 WIB. Longsor sendiri terjadi Senin 10 Desember, sore.
"Sekira jam 13.00 siang ini satu korban ditemukan lagi atas nama Yanto warga Ciemas Sukabumi," kata Martinus, kepada wartawan, Selasa (11/12/2012).
Lanjut Martinus, Tim SAR gabungan juga menemukan enam orang korban dalam keadaan selamat. Mereka yakni Henda (20), Bayu (20), warga Kampung Pasir Talaga Desa Cicadas Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi.
Berikutnya Anda (18) warga Kampung Bojong Desa Cicadas Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Entis Sonjaya (48) warga Kampung Mulyasari Desa Cikadu Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Banten.
Lalu Heri (22) warga Kampung Pasirtalaga Desa Cicadas Kecamatan Cisolok. Heri masih dirawat di. RSUD Palabuhanratu. Serta Asep warga setempat (Cicadas).
"Dua orang luka-luka dan dirawat di RS Bunut Sukabumi," sebut Martinus.
Dia menambahkan, diperkirakan masih ada dua korban lainnya yang belum ditemukan. Para korban masih dalam pencarian.
Martinus menuturkan, bencana alam tanah longsor terjadi pada saat hujan lebat. Longsor menimpa warga yang sedang mencari emas (ngelobang) secara ilegal. Akibatnya, para korban langsung terbawa arus sungai Cipanengah.
Sebelumnya, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal, yakni Aep (50) warga Desa Cibenda Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi. Aep mengalami luka sobek di kepala.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menyebutkan, jenazah Aep ditemukan sekira pukul 21.20 WIB. Longsor sendiri terjadi Senin 10 Desember, sore.
"Sekira jam 13.00 siang ini satu korban ditemukan lagi atas nama Yanto warga Ciemas Sukabumi," kata Martinus, kepada wartawan, Selasa (11/12/2012).
Lanjut Martinus, Tim SAR gabungan juga menemukan enam orang korban dalam keadaan selamat. Mereka yakni Henda (20), Bayu (20), warga Kampung Pasir Talaga Desa Cicadas Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi.
Berikutnya Anda (18) warga Kampung Bojong Desa Cicadas Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Entis Sonjaya (48) warga Kampung Mulyasari Desa Cikadu Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Banten.
Lalu Heri (22) warga Kampung Pasirtalaga Desa Cicadas Kecamatan Cisolok. Heri masih dirawat di. RSUD Palabuhanratu. Serta Asep warga setempat (Cicadas).
"Dua orang luka-luka dan dirawat di RS Bunut Sukabumi," sebut Martinus.
Dia menambahkan, diperkirakan masih ada dua korban lainnya yang belum ditemukan. Para korban masih dalam pencarian.
Martinus menuturkan, bencana alam tanah longsor terjadi pada saat hujan lebat. Longsor menimpa warga yang sedang mencari emas (ngelobang) secara ilegal. Akibatnya, para korban langsung terbawa arus sungai Cipanengah.
(ysw)