Capai target, DKI serap 85,44 persen anggaran
Selasa, 11 Desember 2012 - 14:03 WIB
Capai target, DKI serap 85,44 persen anggaran
A
A
A
Sindonews.com - Hingga 3 Desember 2012, penyerapan APBD 2012 untuk program penguatan kecamatan dan kelurahan mencapai 85,44 persen, atau Rp857,2 miliar dari total anggaran Rp1 triliun.
Tercatat ada lima kecamatan dan kelurahan yang penyerapan anggarannya paling besar. Walaupun begitu, penyerapan anggaran diharapkan dapat ditingkatkan lagi pada pelaksanaan anggaran tahun 2013 mendatang.
Kelima kecamatan dengan penyerapan anggaran terbesar adalah Kecamatan Sawah Besar-Jakarta Pusat mencapai 97,91 persen, Kecamatan Grogol Petamburan-Jakarta Utara hingga 96,57 persen, Kecamatan Pademangan-Jakarta Utara hingga 96,44 persen, Kecamatan Cempaka Putih-Jakarta Pusat mencapai 95,56 persen, dan Kecamatan Cakung-Jakarta Timur mencapai 95,37 persen.
Untuk Kelurahan dengan penyerapan anggaran tertinggi yakni, Kelurahan Lagoa-Jakarta Utara mencapai 99,52 persen, Kelurahan Mangga Besar-Jakarta Barat hingga 99,35 persen, Kelurahan Kalisari-Jakarta Timur 99,28 persen, Kelurahan Cengkareng Barat-Jakarta Barat mencapai 99,18 persen, dan Kelurahan Keagungan-Jakarta Barat hingga 99,16 persen.
Sekretaris Daerah Prov DKI Jakarta Fadjar Pandjaitan mengaku senang mendengar kabar itu. Lebih lanjut, dia mengucapkan terima kasih atas pencapaian tersebut. Karena para pejabat daerah yang ada, dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal.
"Diharapkan bagi camat dan lurah yang penyerapannya tertinggi, agar dapat dipertahankan. Sementara bagi yang penyerapannya masih rendah, diharapkan dapat memperbaiki kinerjanya," kata Fadjar, di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Adapun kelima kecamatan yang pencapaiannya masih rendah adalah Kecamatan Duren Sawit-Jakarta Timur 30,56 persen, Kecamatan Penjaringan-Jakarta Utara 42,52 persen, Kecamatan Tanahabang-Jakarta Pusat 43,73 persen, Kecamatan Tebet-Jakarta Selatan 45,99 persen, dan Kecamatan Pesanggrahan-Jakarta Selatan 47,95 persen.
Sedangkan kelurahan yang penyerapannya rendah adalah Kelurahan Petukangan Utara-Jakarta Selatan 57,58 persen, Kelurahan Cipulir-Jakarta Selatan 60,04 persen, Kelurahan Pasar Manggis-Jakarta Selatan 62,65 persen, Kelurahan Pejaten Timur-Jakarta Selatn 64,57 persen, dan Kelurahan Gandaria Utara-Jakarta Selatan 65,27 persen.
Dengan penyerapan anggaran mencapai 85,44 persen pada akhir tahun ini, Pemprov DKI berhasil mencapai target yang diharapkannya pada bulan lalu. Pasalnya pada pertengahan November lalu, Pemprov DKI baru bisa menyerap anggaran sebesar 56 persen dari total anggaran Rp41 triliun.
Tercatat ada lima kecamatan dan kelurahan yang penyerapan anggarannya paling besar. Walaupun begitu, penyerapan anggaran diharapkan dapat ditingkatkan lagi pada pelaksanaan anggaran tahun 2013 mendatang.
Kelima kecamatan dengan penyerapan anggaran terbesar adalah Kecamatan Sawah Besar-Jakarta Pusat mencapai 97,91 persen, Kecamatan Grogol Petamburan-Jakarta Utara hingga 96,57 persen, Kecamatan Pademangan-Jakarta Utara hingga 96,44 persen, Kecamatan Cempaka Putih-Jakarta Pusat mencapai 95,56 persen, dan Kecamatan Cakung-Jakarta Timur mencapai 95,37 persen.
Untuk Kelurahan dengan penyerapan anggaran tertinggi yakni, Kelurahan Lagoa-Jakarta Utara mencapai 99,52 persen, Kelurahan Mangga Besar-Jakarta Barat hingga 99,35 persen, Kelurahan Kalisari-Jakarta Timur 99,28 persen, Kelurahan Cengkareng Barat-Jakarta Barat mencapai 99,18 persen, dan Kelurahan Keagungan-Jakarta Barat hingga 99,16 persen.
Sekretaris Daerah Prov DKI Jakarta Fadjar Pandjaitan mengaku senang mendengar kabar itu. Lebih lanjut, dia mengucapkan terima kasih atas pencapaian tersebut. Karena para pejabat daerah yang ada, dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal.
"Diharapkan bagi camat dan lurah yang penyerapannya tertinggi, agar dapat dipertahankan. Sementara bagi yang penyerapannya masih rendah, diharapkan dapat memperbaiki kinerjanya," kata Fadjar, di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Adapun kelima kecamatan yang pencapaiannya masih rendah adalah Kecamatan Duren Sawit-Jakarta Timur 30,56 persen, Kecamatan Penjaringan-Jakarta Utara 42,52 persen, Kecamatan Tanahabang-Jakarta Pusat 43,73 persen, Kecamatan Tebet-Jakarta Selatan 45,99 persen, dan Kecamatan Pesanggrahan-Jakarta Selatan 47,95 persen.
Sedangkan kelurahan yang penyerapannya rendah adalah Kelurahan Petukangan Utara-Jakarta Selatan 57,58 persen, Kelurahan Cipulir-Jakarta Selatan 60,04 persen, Kelurahan Pasar Manggis-Jakarta Selatan 62,65 persen, Kelurahan Pejaten Timur-Jakarta Selatn 64,57 persen, dan Kelurahan Gandaria Utara-Jakarta Selatan 65,27 persen.
Dengan penyerapan anggaran mencapai 85,44 persen pada akhir tahun ini, Pemprov DKI berhasil mencapai target yang diharapkannya pada bulan lalu. Pasalnya pada pertengahan November lalu, Pemprov DKI baru bisa menyerap anggaran sebesar 56 persen dari total anggaran Rp41 triliun.
(san)