Dede Yusuf coba jembatan gantung Serengseng Sawah
Senin, 10 Desember 2012 - 15:12 WIB
Dede Yusuf coba jembatan gantung Serengseng Sawah
A
A
A
Sindonews.com - Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Demokrat Dede Yusuf mengunjungi jembatan gantung yang sudah reyot di Kelurahan Palsi Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, yang berbatasan dengan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Setiap hari, banyak anak sekolah yang melintas di jembatan gantung ala Indiana Jones tersebut dan terancam jatuh.Karena itu, Dede menggelontorkan uang pribadinya untuk memperbaiki jembatan tersebut menjadi jembatan yang layak. Dia mengaku merogoh kocek Rp50 juta untuk ikut memperbaiki jembatan itu.
"Jembatan gantung itu kalau menunggu pemerintah bantuan anggaran terlalu lama, setelah kami cek itu milik haji Husin partisipasi pribadi sejak 30 tahun lalu, kami kumpulkan relawan, perbaiki uang pribadi Rp30 juta-50 juta," ungkapnya di Kota Kembang, Depok, Minggu (09/12/12).
Dede menambahkan, jembatan tersebut harus diperbaiki dan pengamanan serta fungsinya agar bisa dipakai lebih lama. "Kalau mau bangun jalan tembus, harus ada pembangunan fisik lagi, kasihan anak-anak sekolah, perbaiki saja bambu-bambunya," tandasnya.
Salah satu siswa kelas 1 SDN 15 Pagi Srengseng Sawah, Isma mengatakan, setiap ke sekolah harus menempuh jarak 500 meter. Namun dirinya harus melewati jembatan reyot setiap pergi dan pulang ke sekolah. Jembatan dengan panjang 100 meter itu melintas di atas sungai Ciliwung yang menjadi perbatasan antara Kota Depok dan Jakarta.
Meskipun sudah reyot, Isma mengaku tidak takut melewati jembatan tersebut. Dia hanya mengingat pesan ibunya agar selalu berhati-hati ketika melewati jembatan tersebut.
Setiap hari, banyak anak sekolah yang melintas di jembatan gantung ala Indiana Jones tersebut dan terancam jatuh.Karena itu, Dede menggelontorkan uang pribadinya untuk memperbaiki jembatan tersebut menjadi jembatan yang layak. Dia mengaku merogoh kocek Rp50 juta untuk ikut memperbaiki jembatan itu.
"Jembatan gantung itu kalau menunggu pemerintah bantuan anggaran terlalu lama, setelah kami cek itu milik haji Husin partisipasi pribadi sejak 30 tahun lalu, kami kumpulkan relawan, perbaiki uang pribadi Rp30 juta-50 juta," ungkapnya di Kota Kembang, Depok, Minggu (09/12/12).
Dede menambahkan, jembatan tersebut harus diperbaiki dan pengamanan serta fungsinya agar bisa dipakai lebih lama. "Kalau mau bangun jalan tembus, harus ada pembangunan fisik lagi, kasihan anak-anak sekolah, perbaiki saja bambu-bambunya," tandasnya.
Salah satu siswa kelas 1 SDN 15 Pagi Srengseng Sawah, Isma mengatakan, setiap ke sekolah harus menempuh jarak 500 meter. Namun dirinya harus melewati jembatan reyot setiap pergi dan pulang ke sekolah. Jembatan dengan panjang 100 meter itu melintas di atas sungai Ciliwung yang menjadi perbatasan antara Kota Depok dan Jakarta.
Meskipun sudah reyot, Isma mengaku tidak takut melewati jembatan tersebut. Dia hanya mengingat pesan ibunya agar selalu berhati-hati ketika melewati jembatan tersebut.
(san)