Sakit hati, Kanano dihabisi
Senin, 10 Desember 2012 - 13:38 WIB
Sakit hati, Kanano dihabisi
A
A
A
Sindonews.com - Sesosok mayat wanita di temukan mengenaskan di rumput-rumput pinggir sungai wilayah Palipi, Desa Ratte, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).
Mayat wanita yang diketahui bernama Kanano (35) warga Desa Ratte, Kecamatan Sendana, Majene, diduga korban pembunuhan karena pelaku sakit hati sebab dua hari sebelum ditemukan korban sudah menghilang.
Ditemukan, sekira pukul 13.30 Wita, oleh Wahyudin (35) warga setempat, saat hendak ke kebunnya.
Saat itu juga, Wahyudin langsung melaporkan temuannya ke Polsek Sendana. Kabar penemuan mayat tersebut membuat gempar warga di wilayah Sendana, Kabupaten Majene.
Saat ditemukan kondisi mayat dalam keadaan mengenaskan. Wajahnya dan tubuhnya dipenuhi luka senjata tajam.
Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Jubaedi, mengatakan saat ini kepolisian tengah menyelidiki latar belakang tewasnya Kanano.
"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban karena kematiannya diduga dibunuh," ujar Jubaedi kepada SINDO, di Majene, Minggu, (9/12/2012).
Untuk memastikan sebab kematian, jenazah langsun dibawah kerumah sakit untuk di autopsi. Hasilnya, terdapat lebih dari 10 luka akibat senjata tajam dibeberapa bagian tubuh korban.
Dikatakan Jubaedi, informasi di lapangan, dua hari sebelum ditemukan, korban sudah tidak pernah terlihat dan tidak ada dirumah.
"Dugaan sementara, motif kejadian ini karena dendam atau sakit hati. Tapi, untuk lebih pastinya, kami masih menyelidiki dengan mengambil keterangan berbagai saksi yang mengenal korban," tandas Jubaedi.
Mayat wanita yang diketahui bernama Kanano (35) warga Desa Ratte, Kecamatan Sendana, Majene, diduga korban pembunuhan karena pelaku sakit hati sebab dua hari sebelum ditemukan korban sudah menghilang.
Ditemukan, sekira pukul 13.30 Wita, oleh Wahyudin (35) warga setempat, saat hendak ke kebunnya.
Saat itu juga, Wahyudin langsung melaporkan temuannya ke Polsek Sendana. Kabar penemuan mayat tersebut membuat gempar warga di wilayah Sendana, Kabupaten Majene.
Saat ditemukan kondisi mayat dalam keadaan mengenaskan. Wajahnya dan tubuhnya dipenuhi luka senjata tajam.
Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Jubaedi, mengatakan saat ini kepolisian tengah menyelidiki latar belakang tewasnya Kanano.
"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban karena kematiannya diduga dibunuh," ujar Jubaedi kepada SINDO, di Majene, Minggu, (9/12/2012).
Untuk memastikan sebab kematian, jenazah langsun dibawah kerumah sakit untuk di autopsi. Hasilnya, terdapat lebih dari 10 luka akibat senjata tajam dibeberapa bagian tubuh korban.
Dikatakan Jubaedi, informasi di lapangan, dua hari sebelum ditemukan, korban sudah tidak pernah terlihat dan tidak ada dirumah.
"Dugaan sementara, motif kejadian ini karena dendam atau sakit hati. Tapi, untuk lebih pastinya, kami masih menyelidiki dengan mengambil keterangan berbagai saksi yang mengenal korban," tandas Jubaedi.
(ysw)