Ribuan penambang emas tinggalkan Pulau Buru

Senin, 10 Desember 2012 - 12:33 WIB
Ribuan penambang emas...
Ribuan penambang emas tinggalkan Pulau Buru
A A A
Sindonews.com - Ribuan penambang emas ilegal dari berbagai daerah terus meninggalkan Pulau Buru pasca penutupan lokasi tambang akibat bentrokan penambang dengan warga adat pekan lalu di kawasan Gunung Botak, Waeapo, Pulau Buru.

Saat ini, ribuan penambang itu masih bertahan di Pelabuhan Namlea menunggu keberangkatan kapal agar bisa pulang ke kampung halaman masing-masing.

Para penambang emas ilegal ini kebanyakan berasal dari luar Maluku yakni Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa.

Rahman salah seorang penambang dari Sulawesi Tenggara mengatakan, dia sudah bertahan di terminal penumpang pelabuhan ini sejak Selasa lalu, atau setelah konflik antar penambang emas dengan warga adat terjadi.

Rahman sendiri mengaku telah berbulan-bulan lamanya menjadi penambang ilegal di Gunung Botak Pulau Buru itu. "Saya terpaksa pulang ke kampung halaman karena takut menjadi korban bentrokan," ujar Rahman di Pelabuhan Pulau Buru, Senin (10/12/2012).

Selain Rahman, ribuan penambang lainnya sejak sepekan ini sudah meninggalkan Pulau Buru dengan menggunakan kapal-kapal tradisional antara pulau.

Seperti diketahui, keberadaan tambang emas di Gunung Botak Pulau Buru sejak setahun ini memang sering menjadi pemicu konflik antar warga adat setempat dengan pendatang. Konflik dipicu rebutan lahan tambang. Dan puncak bentrok terjadi pekan lalu menewaskan lima warga setempat dan penambang.

Pasca bentrok Pemerintah Kabupaten Buru langsung menutup lokasi tambang. Pemkab Buru juga meminta para penambang itu segera meninggalkan Pulau Buru karena keberadaannya akan memicu bentrok susulan. Saat ini masih ada sekira 30 ribu penambang ilegal berad di Pulau Buru itu.
(lns)
Berita Terkait
Mengintip Aktivitas...
Mengintip Aktivitas Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi
38 Ton Emas Ditemukan...
38 Ton Emas Ditemukan di Tambang Bayannuur, Mongolia
Kecelakaan Tambang Emas...
Kecelakaan Tambang Emas di Zimbabwe, 13 Penambang Tewas dan 34 Orang Masih Terjebak
Polisi Tetapkan Empat...
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Banyumas
Gerebek Tambang Emas...
Gerebek Tambang Emas Ilegal, Polres Muratara Tangkap 3 Pelaku Penambang Liar
20 Tambang Emas Terbesar...
20 Tambang Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk Tiga Teratas
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
43 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved