Hujan es guyur Blitar
Minggu, 09 Desember 2012 - 16:23 WIB
Hujan es guyur Blitar
A
A
A
Sindonews.com - Hujan deras disertai angin kencang dan butiran es melanda wilayah Kabupaten Blitar sebelah utara. Butiran beku sebesar kelereng dan ruas jempol orang dewasa itu membuat sebagian besar warga panik.
Selain fenomena alam yang dianggap langka, warga khawatir butiran es yang keras tersebut akan memecahkan genting rumah mereka.
“Ini sepertinya yang pertama kali. Selama ini belum pernah ada hujan es melanda desa sini," tutur warga Desa Jiwut Arif (35), Minggu (9/12/2012).
Menurutnya, hujan es ini berlangsung sekira 10 menit. Namun suara yang ditimbulkan terdengar hingar. Sebab, tidak sedikit warga di Desa Jiwut yang menggunakan seng sebagai bagian pelindung atap rumahnya. Tak pelak suasana di desa pun menjadi heboh.
“Saya kira tidak hanya di Desa Jiwut. Sepertinya hampir seluruh Blitar sebelah utara juga terlanda hujan es ini. Sebab hujan sepertinya merata,“ tukasnya.
Selain hujan es, warga juga mencemaskan hembusan angin yang kelewat kencang. Pasalnya di sekitar permukiman penduduk masih banyak tumbuh pohon berukuran besar.
Sebagai antisipasi, sebagian besar warga memilih berada di teras rumah. Selain itu tidak sedikit warga yang mengungsi ke rumah sanak saudara yang dinilai lebih aman.
“Sebab jika di dalam rumah justru mereka tidak bisa menyelamatkan diri jika terjadi bahaya," tambah Subhan warga lainnya.
Sementara itu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga kini belum bisa dikonfirmasi.
Selain fenomena alam yang dianggap langka, warga khawatir butiran es yang keras tersebut akan memecahkan genting rumah mereka.
“Ini sepertinya yang pertama kali. Selama ini belum pernah ada hujan es melanda desa sini," tutur warga Desa Jiwut Arif (35), Minggu (9/12/2012).
Menurutnya, hujan es ini berlangsung sekira 10 menit. Namun suara yang ditimbulkan terdengar hingar. Sebab, tidak sedikit warga di Desa Jiwut yang menggunakan seng sebagai bagian pelindung atap rumahnya. Tak pelak suasana di desa pun menjadi heboh.
“Saya kira tidak hanya di Desa Jiwut. Sepertinya hampir seluruh Blitar sebelah utara juga terlanda hujan es ini. Sebab hujan sepertinya merata,“ tukasnya.
Selain hujan es, warga juga mencemaskan hembusan angin yang kelewat kencang. Pasalnya di sekitar permukiman penduduk masih banyak tumbuh pohon berukuran besar.
Sebagai antisipasi, sebagian besar warga memilih berada di teras rumah. Selain itu tidak sedikit warga yang mengungsi ke rumah sanak saudara yang dinilai lebih aman.
“Sebab jika di dalam rumah justru mereka tidak bisa menyelamatkan diri jika terjadi bahaya," tambah Subhan warga lainnya.
Sementara itu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga kini belum bisa dikonfirmasi.
(rsa)