Polisi dan bidan bercumbu, tiga warga terluka
Jum'at, 07 Desember 2012 - 20:24 WIB
Polisi dan bidan bercumbu, tiga warga terluka
A
A
A
Sindonews.com - Tiga warga Desa Masamba Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah terluka setelah terlibat keributan dengan seorang oknum Polisi anggota Polres Poso yang digrebek saat sedang bercumbu dengan bidan desa, di dalam kantor Pondok Bersalin Desa (Polindes), Desa Masamba.
Dalam peristiwa itu, Polindes rusak pada bagian pintu dan atap, serta rusaknya
sebuah sepeda motor milik anggota Polisi.
Massa yang datang kemudian berteriak menyuruh anggota Polisi bernama Bripka Asdar untuk keluar dari dalam Polindes. Namun teriakan itu tidak direspon, sehingga massa melakukan pelemparan batu sehingga menimbulkan kerusakan pada bagian pintu dan jendela Polindes.
"Massa merusak pintu dan jendela Polindes dengan melempar batu, kemudian masuk ke dalam Polindes serta merusak sepeda Motor Suzuki Satria yang digunakan oleh laki-laki Asdar yang pada saat itu di parkir di dalam polindes" terang Kapolres Poso AKBP Eko Santoso, di Mapolres Poso, Jumat (7/12/2012).
Menurutnya, massa yang ada diantaranya datang dengan senjata tajam kemudian menyerbu ke dalam kamar Polindes, untuk menarik keluar anggota polisi.
"Sempat terjadi tarik menarik antara oknum anggota Polisi yang berupaya untuk merampas senjata tajam yang dibawah massa, sehingga menyebabkan tiga orang terluka," lanjutnya.
Seorang warga bernama Lukman mengalami luka gores di punggung, Sali mengalami luka iris
ringan di tangan dan seorang warga lainnya harus di jahit karena luka iris akibat senjata tajam ditangan.
Petugas polisi yang diterjunkan dari Polres Poso dan Polsek Poso Pesisir berhasil mengendalikan situasi. Kasus itu saat ini sedang ditangani oleh pihak Kepolisian, namun belum ada yang ditahan terkait peristiwa itu. Sementara itu situasi di desa Masamba, Kecamatan Poso
Pesisir dilaporkan tetap dalam keadaan aman.
Dalam peristiwa itu, Polindes rusak pada bagian pintu dan atap, serta rusaknya
sebuah sepeda motor milik anggota Polisi.
Massa yang datang kemudian berteriak menyuruh anggota Polisi bernama Bripka Asdar untuk keluar dari dalam Polindes. Namun teriakan itu tidak direspon, sehingga massa melakukan pelemparan batu sehingga menimbulkan kerusakan pada bagian pintu dan jendela Polindes.
"Massa merusak pintu dan jendela Polindes dengan melempar batu, kemudian masuk ke dalam Polindes serta merusak sepeda Motor Suzuki Satria yang digunakan oleh laki-laki Asdar yang pada saat itu di parkir di dalam polindes" terang Kapolres Poso AKBP Eko Santoso, di Mapolres Poso, Jumat (7/12/2012).
Menurutnya, massa yang ada diantaranya datang dengan senjata tajam kemudian menyerbu ke dalam kamar Polindes, untuk menarik keluar anggota polisi.
"Sempat terjadi tarik menarik antara oknum anggota Polisi yang berupaya untuk merampas senjata tajam yang dibawah massa, sehingga menyebabkan tiga orang terluka," lanjutnya.
Seorang warga bernama Lukman mengalami luka gores di punggung, Sali mengalami luka iris
ringan di tangan dan seorang warga lainnya harus di jahit karena luka iris akibat senjata tajam ditangan.
Petugas polisi yang diterjunkan dari Polres Poso dan Polsek Poso Pesisir berhasil mengendalikan situasi. Kasus itu saat ini sedang ditangani oleh pihak Kepolisian, namun belum ada yang ditahan terkait peristiwa itu. Sementara itu situasi di desa Masamba, Kecamatan Poso
Pesisir dilaporkan tetap dalam keadaan aman.
(rsa)