Konsleting listrik, dua rumah ludes dilalap api
Jum'at, 07 Desember 2012 - 17:42 WIB
Konsleting listrik, dua rumah ludes dilalap api
A
A
A
Sindonews.com - Dua unit rumah penduduk di Dusun Kubangpari RT08/06, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis ludes terbakar dilalap si jago merah.
Api yang berkobar selama dua jam tersebut membuat dua unit rumah rata dengan tanah. Api melalap seisi rumah dengan cepat, upaya pemadaman yang dilakukan oleh warga hanya berhasil memutus aliran api agar tidak menjalar ke rumah lain. Dua rumah yang hangus terbakar, yaitu rumah milik Kamilin (40), dan rumah milik Mustolih (42).
Posisi kedua rumah itu berdekatan, api pertama kali terlihat warga sudah berkobar membumbung tinggi dari rumah milik Kamilin, tiba-tiba hanya selang beberapa menit api juga sudah terlihat di bagian atap genting rumah milik Mustolih.
“Kami dibantu warga lain sudah berupaya memadamkan api, namun api sudah berkobar tinggi,” kata seorang warga Burhan (37), di lokasi kebakaran, Jumat (07/12/12).
Menurut Burhan, api berkobar selama dua jam, mengakibatkan rumah berukuran 5 x 7 meter milik Kamilin berikut rumah berukuran 6 x 8 meter milik Mustolih ludes berikut isinya. Saat kejadian, lanjut Burhan, seluruh penghuni rumah sedang tidak ada di dalam rumah.
“Pemilik rumah sedang ada di kebun saat kebakaran terjadi, sehingga api tidak diketahui sejak dini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena kondisi rumah sedang kosong,” terang Burhan.
Sementara Kamilin menjelaskan, dia baru mengetahui musibah kebakaran melanda rumahnya dari tetangganya yang sengaja memberitahu dirinya.
"Saat itu, saya pergi untuk melihat kebun tiba-tiba di beritahu rumah saya terbakar. “Setengah tidak percaya, saya menghampiri kediaman, dan benar saja api sudha membakar sebagian besar rumah saya juga rumah tetangga. Saya langusng lemas, seluruh barang berharga tidak sempat diselamatkan,” terang Kamilin.
Kamilin menyebutkan, akibat kejadian itu dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta. Karena banyak dokumen penting dan barang berharga yang tersimpan di dalam rumah.
“Karena tidak punya tempat tinggal lagi, untuk sementara waktu kami sekeluarga mengungsi ke rumah saudara dulu. Sampai kami bisa membangun kembali rumah, kami juga berharap ada uluran tangan dari pemerintah atas musibah ini,” pungkas Kamilin.
Kepala Bagian Oprasional (Bagops) Polres Ciamis Kompol Sutisna menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan anggotanya di lokasi, penyebab kebakaran sementara disimpulkan berasal dari hubungan arus pendek.
“Pemilik rumah tidak merasa menyalakan api di dalam rumah selama rumah ditinggalkan. Api juga membakar pertama kali dari bagain atap rumah, kemungkinan besar kebakaran terjadi dari konsleting listrik,” pungkas Sutisna.
Api yang berkobar selama dua jam tersebut membuat dua unit rumah rata dengan tanah. Api melalap seisi rumah dengan cepat, upaya pemadaman yang dilakukan oleh warga hanya berhasil memutus aliran api agar tidak menjalar ke rumah lain. Dua rumah yang hangus terbakar, yaitu rumah milik Kamilin (40), dan rumah milik Mustolih (42).
Posisi kedua rumah itu berdekatan, api pertama kali terlihat warga sudah berkobar membumbung tinggi dari rumah milik Kamilin, tiba-tiba hanya selang beberapa menit api juga sudah terlihat di bagian atap genting rumah milik Mustolih.
“Kami dibantu warga lain sudah berupaya memadamkan api, namun api sudah berkobar tinggi,” kata seorang warga Burhan (37), di lokasi kebakaran, Jumat (07/12/12).
Menurut Burhan, api berkobar selama dua jam, mengakibatkan rumah berukuran 5 x 7 meter milik Kamilin berikut rumah berukuran 6 x 8 meter milik Mustolih ludes berikut isinya. Saat kejadian, lanjut Burhan, seluruh penghuni rumah sedang tidak ada di dalam rumah.
“Pemilik rumah sedang ada di kebun saat kebakaran terjadi, sehingga api tidak diketahui sejak dini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena kondisi rumah sedang kosong,” terang Burhan.
Sementara Kamilin menjelaskan, dia baru mengetahui musibah kebakaran melanda rumahnya dari tetangganya yang sengaja memberitahu dirinya.
"Saat itu, saya pergi untuk melihat kebun tiba-tiba di beritahu rumah saya terbakar. “Setengah tidak percaya, saya menghampiri kediaman, dan benar saja api sudha membakar sebagian besar rumah saya juga rumah tetangga. Saya langusng lemas, seluruh barang berharga tidak sempat diselamatkan,” terang Kamilin.
Kamilin menyebutkan, akibat kejadian itu dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta. Karena banyak dokumen penting dan barang berharga yang tersimpan di dalam rumah.
“Karena tidak punya tempat tinggal lagi, untuk sementara waktu kami sekeluarga mengungsi ke rumah saudara dulu. Sampai kami bisa membangun kembali rumah, kami juga berharap ada uluran tangan dari pemerintah atas musibah ini,” pungkas Kamilin.
Kepala Bagian Oprasional (Bagops) Polres Ciamis Kompol Sutisna menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan anggotanya di lokasi, penyebab kebakaran sementara disimpulkan berasal dari hubungan arus pendek.
“Pemilik rumah tidak merasa menyalakan api di dalam rumah selama rumah ditinggalkan. Api juga membakar pertama kali dari bagain atap rumah, kemungkinan besar kebakaran terjadi dari konsleting listrik,” pungkas Sutisna.
(rsa)