337 pemohon Rusun Marunda gigit jari

Kamis, 06 Desember 2012 - 10:27 WIB
337 pemohon Rusun Marunda...
337 pemohon Rusun Marunda gigit jari
A A A
Sindonews.com – 337 pemohon Rumah Susun (Rusun) Marunda gigit jari. Pasalnya, Pengelola Rumah Susun Wilayah I Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta, hanya mampu menyediakan 500 unit yang rencananya akan dibuka akhir tahun ini.

Sedangkan, hingga saat ini jumlah pemohon untuk menempati Rusun Marunda Cluster B tipe 30, dari 5 blok sudah mencapai 837. Artinya, 337 pemohon tidak akan mendapatkan hunian yang layak, sesuai dengan program Pemprov DKI Jakarta.

Tidak mampunya Pemprov DKI untuk memenuhi permohonan masyarakat DKI, untuk mendapatkan Rusun Marunda diakui oleh Kusnindar Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah I Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

“Jumlah pemohon sangat banyak. Baik perorangan maupun kelompok,” Kusnindar melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (6/12/2012).

Ia menjelaskan, jumlah pemohon perorang sebanyak 161 jiwa, sedangkan jumlah pemohon kelompok mencapai 676 kelompok. Selain itu, pendaftaran yang dilakukan secara bertahap, dan akan dilakukan klarifikasi ulang pendataan.

“Berkas pemohon yang telah masuk sendiri akan diklarifikasi ulang. Sedangkan masyarakat yang ingin menempatinya harus mengajukan surat permohonan sendiri,”katanya.

Ia mengaku, pihaknya tidak akan melayani pemohon yang berasal dari kelompok masyarakat. Maka, diharapkan bagi warga masyarakat untuk tidak melakukan pendaftaran permohonan melalui kelompok.

“Jika sudah terlanjur memohon Rusunawa Marunda melalui kelompok masyarakat, agar segera datang sendiri dan tidak boleh diwakilkan. Tentunya, dengan membawa dokumen persyaratan asli dan fotocopy langsung ke kantor pengelola," jelas Kusnindar.

Sementara itu, hingga saat ini baru 86 pemohon yang sudah diklarifikasi oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Sedangkan, 751 pemohon lainnya masih akan diklarifikasi ulang.

Proses dari pendaftaran sampai ditetapkan siapa saja yang akan menghuni rusun, tidak akan dikenakan biaya.

"Seluruh proses pendaftaran sampai dengan penghunian unit rumah susun, tidak dikenakan biaya," tukas Kusnindar.
(stb)
Berita Terkait
Pentingnya Rumah Susun...
Pentingnya Rumah Susun Lebih Luas untuk Keluarga Muda
Warga Minta Perbaikan...
Warga Minta Perbaikan Rusun Bidara Cina yang Terabaikan Sejak 1995
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Retribusi Rusun Selama Pandemi Covid-19
Serah Terima Kunci Rusun...
Serah Terima Kunci Rusun untuk Penghuni Kolong Tol
Rumah susun Pasar Rumput...
Rumah susun Pasar Rumput Disiapkan untuk Pasien Covid-19
Protes Penggolongan...
Protes Penggolongan Air Bersih PAM Jaya, Ribuan Warga Rusun Gelar Aksi Damai di Balai Kota Jakarta
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
24 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved