Pemkot Depok sediakan 600 lapak gratis
Rabu, 05 Desember 2012 - 14:54 WIB
Pemkot Depok sediakan 600 lapak gratis
A
A
A
Sindonews.com - Para pedagang pasar tumpah di Jalan Juanda Depok, kini boleh bernapas lega. Pasalnya, mereka mendapatkan tempat relokasi yang layak untuk bisa bertahan.
Kepala Dinas Pasar Koperasi dan UKM, Herman Hidayat mengatakan, salah satu solusi untuk menampung para pedagang dadakan tersebut yakni dengan mengisi kios-kios kosong di Pasar Segar di Jalan Tole Iskandar, Depok. Terdapat 2.400 lapak, kios, dan los yang disediakan untuk para pedagang dadakan tersebut di seluruh pasar.
"Salah satu solusi Juanda, butuhnya lapak saja. Itu hanya ada di pasar segar," ujar Herman di Balai Kota Depok, Rabu (5/12/2012).
Jumlah lapak di Pasar Segar tersebut, sebanyak 600 unit. Lapak yang disediakan untuk para pedagang dadakan ini tidak dipungut biaya. "Tidak ada sewa, gratis, kan hitung-hitung ini hijrah dari daerah terlarang ke daerah jualan," jelasnya.
Lapak di Pasar Kaget tersebut, hanya disediakan khusus untuk pedagang kagetan yang hanya berjualan pada Minggu pagi dan siang saja.
Sementara itu, Herman mengaku sudah menyampaikan informasi tersebut kepada para pedagang, baik melalui spanduk, pamflet, dan juga sosialisasi. Sehingga para pedagang diharapkan dapat mendaftar untuk mengisi lapak-lapak yang sudah disediakan tersebut.
Herman menambahkan, terdapat 78 pedagang yang sudah berminat dan mendaftar untuk mengisi lapak-lapak kosong tersebut. "Minggu kemarin hanya 10 pedagang yang sudah mendaftar, mungkin karena mereka belum tahu," paparnya.
Untuk menggunakan lapak kosong dan gratis di Pasar Segar, pedagang dapat mendaftar langsung di pasar. "Tidak dipungut biaya sama sekali," tutup Herman.
Sebelumnya, pada minggu pertama para pedagang dilarang berjualan di sepanjang Jalan Juanda, mereka menggelar dagangannya ke beberapa lapangan kosong di samping jalan tersebut.
Kepala Dinas Pasar Koperasi dan UKM, Herman Hidayat mengatakan, salah satu solusi untuk menampung para pedagang dadakan tersebut yakni dengan mengisi kios-kios kosong di Pasar Segar di Jalan Tole Iskandar, Depok. Terdapat 2.400 lapak, kios, dan los yang disediakan untuk para pedagang dadakan tersebut di seluruh pasar.
"Salah satu solusi Juanda, butuhnya lapak saja. Itu hanya ada di pasar segar," ujar Herman di Balai Kota Depok, Rabu (5/12/2012).
Jumlah lapak di Pasar Segar tersebut, sebanyak 600 unit. Lapak yang disediakan untuk para pedagang dadakan ini tidak dipungut biaya. "Tidak ada sewa, gratis, kan hitung-hitung ini hijrah dari daerah terlarang ke daerah jualan," jelasnya.
Lapak di Pasar Kaget tersebut, hanya disediakan khusus untuk pedagang kagetan yang hanya berjualan pada Minggu pagi dan siang saja.
Sementara itu, Herman mengaku sudah menyampaikan informasi tersebut kepada para pedagang, baik melalui spanduk, pamflet, dan juga sosialisasi. Sehingga para pedagang diharapkan dapat mendaftar untuk mengisi lapak-lapak yang sudah disediakan tersebut.
Herman menambahkan, terdapat 78 pedagang yang sudah berminat dan mendaftar untuk mengisi lapak-lapak kosong tersebut. "Minggu kemarin hanya 10 pedagang yang sudah mendaftar, mungkin karena mereka belum tahu," paparnya.
Untuk menggunakan lapak kosong dan gratis di Pasar Segar, pedagang dapat mendaftar langsung di pasar. "Tidak dipungut biaya sama sekali," tutup Herman.
Sebelumnya, pada minggu pertama para pedagang dilarang berjualan di sepanjang Jalan Juanda, mereka menggelar dagangannya ke beberapa lapangan kosong di samping jalan tersebut.
(san)