Jokowi minta BUMD ikut bangun Jakarta
Rabu, 05 Desember 2012 - 14:02 WIB
Jokowi minta BUMD ikut bangun Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan pejabat-pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Jakarta. Jokowi tak menyangka, BUMD di Jakarta cukup banyak, mencapai 47 BUMD.
"Yah perkenalan saja. Maksudnya saya kan enggak mengerti BUMD kita itu ada 47, saya harus kenalan dong. Maksudnya pekenalan dengan direksi, dan bisnis mereka itu apa? Keuntungan per tahunnya berapa? Hanya global-global saja," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Meskipun begitu, minggu depan, pejabat-pejabat terkait akan dipanggil kembali satu persatu untuk menjelaskan lebih lanjut terkait bisnis plan yang seharusnya berisi muatan yang bisa merubah Jakarta dari sisi pemerintahan.
"Tapi setelah saya tahu bukunya, saya minta bisnis plannya saya minta. Baru saya berbicara minggu depan lagi, saya panggil satu per satu kemana mereka harus ekspansi, harus ke mana sesuai kepentingan kota. Karena terus terang, tidak hanya murni bisnis, mestinya ada muatan-muatan untuk merubah Jakarta dari sisi pemerintahan," jelas Jokowi.
Ketika disinggung mengenai rencana dalam waktu dekat yang akan dilakukan, mantan Wali Kota Solo ini enggan berkomentar lebih jauh.
"Tadi baru perkenalan-perkenalan, wajahnya direksi, oh kinerja seprti itu, ternyata kita punya PT bergerak di properti, hotel, pelabuhan, pergudangan. Tapi sekarang sudah tahu," tukas Jokowi.
"Yah perkenalan saja. Maksudnya saya kan enggak mengerti BUMD kita itu ada 47, saya harus kenalan dong. Maksudnya pekenalan dengan direksi, dan bisnis mereka itu apa? Keuntungan per tahunnya berapa? Hanya global-global saja," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Meskipun begitu, minggu depan, pejabat-pejabat terkait akan dipanggil kembali satu persatu untuk menjelaskan lebih lanjut terkait bisnis plan yang seharusnya berisi muatan yang bisa merubah Jakarta dari sisi pemerintahan.
"Tapi setelah saya tahu bukunya, saya minta bisnis plannya saya minta. Baru saya berbicara minggu depan lagi, saya panggil satu per satu kemana mereka harus ekspansi, harus ke mana sesuai kepentingan kota. Karena terus terang, tidak hanya murni bisnis, mestinya ada muatan-muatan untuk merubah Jakarta dari sisi pemerintahan," jelas Jokowi.
Ketika disinggung mengenai rencana dalam waktu dekat yang akan dilakukan, mantan Wali Kota Solo ini enggan berkomentar lebih jauh.
"Tadi baru perkenalan-perkenalan, wajahnya direksi, oh kinerja seprti itu, ternyata kita punya PT bergerak di properti, hotel, pelabuhan, pergudangan. Tapi sekarang sudah tahu," tukas Jokowi.
(san)