Budaya Betawi hiasi arsitektur Stadion BMW
Senin, 03 Desember 2012 - 22:11 WIB
Budaya Betawi hiasi arsitektur Stadion BMW
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono menyatakan, akan ada sentuhan kebudayaan Betawi dalam arsitektur stadion yang akan dibangun di Taman BMW.
Selain itu, stadion yang dimaksudkan sebagai markas Persija ini juga akan dilengkapi dengan stadion utama dan dua lapangan untuk latihan. Di lapangan itu akan ditanam dua jenis rumput yakni alamiah dan rumput sintetis.
"Modelnya (stadion) sorban, seperti ikat kepala orang Betawi. Jadi ada khasnya betawi," kata Ratiyono di Balaikota, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Design stadion diambil dari hasil sayembara perlombaan tahun 2010 silam. Luas stadion yang akan dibangun sendiri mencapai 150 ribu meter persegi.
Sedangkan untuk hutan kota yang akan dibangun di area sekitar stadion, diakui penataannya diserahkan ke Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta.
Dalam waktu dekat, penanaman pohon akan segera dimulai, sehingga hutan kota dapat terlihat seiring dengan selesainya pembangunan stadion tersebut.
"Dan diluarnya, pak Gubernur menyampaikan harus ada hutan kotanya. Jadi harus ada pohonnya. Itulah pemikiran dari pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur. Jangan sampai pas dibangun, baru nanam pohon," tukas Ratiyono.
Selain itu, stadion yang dimaksudkan sebagai markas Persija ini juga akan dilengkapi dengan stadion utama dan dua lapangan untuk latihan. Di lapangan itu akan ditanam dua jenis rumput yakni alamiah dan rumput sintetis.
"Modelnya (stadion) sorban, seperti ikat kepala orang Betawi. Jadi ada khasnya betawi," kata Ratiyono di Balaikota, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Design stadion diambil dari hasil sayembara perlombaan tahun 2010 silam. Luas stadion yang akan dibangun sendiri mencapai 150 ribu meter persegi.
Sedangkan untuk hutan kota yang akan dibangun di area sekitar stadion, diakui penataannya diserahkan ke Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta.
Dalam waktu dekat, penanaman pohon akan segera dimulai, sehingga hutan kota dapat terlihat seiring dengan selesainya pembangunan stadion tersebut.
"Dan diluarnya, pak Gubernur menyampaikan harus ada hutan kotanya. Jadi harus ada pohonnya. Itulah pemikiran dari pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur. Jangan sampai pas dibangun, baru nanam pohon," tukas Ratiyono.
(lns)