Epilepsi kambuh, pria tewas di dalam sumur
Selasa, 04 Desember 2012 - 01:01 WIB
Epilepsi kambuh, pria tewas di dalam sumur
A
A
A
Sindonews.com - Slamet (45) warga RT 03 RW 10, Kelurahan/Kecamatan Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan tewas tercebur sumur di dekat rumahnya. Diduga korban tewas karena kambuhnya penyakit epilepsinnya saat akan mandi.
Salah seorang saksi yang juga warga setempat, Giono mengatakan, setiap pagi korban hendak mandi di sumur tersebut. Namun, dirinya tidak mendapati korban berada di dekat sumur. Termasuk peralatan ember dan talinya juga tak terlihat. Karena curiga, Giono mendatangi sumur dan melongokkan kepala ke sumur.
"Saat saya melongok dengan memakai lampu senter, saya melihat kepala korban sudah di dalam sumur," kata Giono di lokasi kejadian, Petarukan, Pemalang, Jateng, Senin (03/12/2012).
Giono menduga, penyakit epilepsi atau ayan korban kambuh saat hendak mandi. Karena kambuh, korban tak bisa mengendalikan dirinya sehingga tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman lebih dari lima meter.
"Kejadian itu membuat warga setempat geger. Proses evakuasi sendiri sempat terhambat karena warga takut sumur mengandung gas beracun. Setelah dipastikan aman, baru korban diangkat dengan menggunakan tali dari dalam sumur," ucapnya.
Kapolsek Petarukan AKP Pranata membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menduga korban tewas karena penyakitnya kambuh sehingga terpeleset ke dalam sumur saat hendak mandi.
"Saat itu juga korban tidak berdaya ketika terperosok ke dalam sumur," tandasnya.
Salah seorang saksi yang juga warga setempat, Giono mengatakan, setiap pagi korban hendak mandi di sumur tersebut. Namun, dirinya tidak mendapati korban berada di dekat sumur. Termasuk peralatan ember dan talinya juga tak terlihat. Karena curiga, Giono mendatangi sumur dan melongokkan kepala ke sumur.
"Saat saya melongok dengan memakai lampu senter, saya melihat kepala korban sudah di dalam sumur," kata Giono di lokasi kejadian, Petarukan, Pemalang, Jateng, Senin (03/12/2012).
Giono menduga, penyakit epilepsi atau ayan korban kambuh saat hendak mandi. Karena kambuh, korban tak bisa mengendalikan dirinya sehingga tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman lebih dari lima meter.
"Kejadian itu membuat warga setempat geger. Proses evakuasi sendiri sempat terhambat karena warga takut sumur mengandung gas beracun. Setelah dipastikan aman, baru korban diangkat dengan menggunakan tali dari dalam sumur," ucapnya.
Kapolsek Petarukan AKP Pranata membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menduga korban tewas karena penyakitnya kambuh sehingga terpeleset ke dalam sumur saat hendak mandi.
"Saat itu juga korban tidak berdaya ketika terperosok ke dalam sumur," tandasnya.
(maf)