Pantau KJP, Jokowi akan bentuk timsus
Senin, 03 Desember 2012 - 17:35 WIB
Pantau KJP, Jokowi akan bentuk timsus
A
A
A
Sindonews.com - Kartu Jakarta Pintar (KJP) diketahui telah diluncurkan pada 1 Desember 2012 lalu. KJP tersebut dibagikan ke pelajar dengan maksud untuk membantu keuangan mereka memenuhi kebutuhannya yang berkaitan dengan pelajaran.
Untuk memantau penggunaan KJP tersebut, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan membentuk tim khusus (timsus) pamantauan KJP.
Menurut mantan Wali Kota Solo itu, hal itu dimaksudkan untuk melihat keefektivitasan KJP agar dapat terlaksana sesuai dengan harapan.
"Nanti akan ada tim khusus untuk mengontrol itu, mau mahasiswa, LSM boleh, silakan. Dari seluruh unsur masyarakat," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Lebih lanjut lagi, Jokowi menjelaskan, timsus itu baru akan dibentuk setelah 332.000 KJP yang ada selesai didistribusikan ke semua siswa yang ada di Jakarta. Sedangkan pada tahap pertama, sudah ada 6.000 KJP yang akan didistribusikan sampai akhir tahun 2012 ini.
"Kalau kartu itu sudah banyak, sudah 332.000 ribu, baru ada tim independen yang khusus ngawasin masalah penggunaan Jakarta Pintar," jelasnya.
Di sisi lain, peran aktif dari wali murid serta para guru dalam mengawasi KJP itu juga diharapkan dapat dibangun. Dan Pemprov masih akan terus menyalurkan KJP sesuai dengan target yang ada.
"Kalau sekarang masih baru-baru beginikan. Baru menyampaikan ke guru, orangtua dan Kepala dinas," tukas Jokowi.
Untuk memantau penggunaan KJP tersebut, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan membentuk tim khusus (timsus) pamantauan KJP.
Menurut mantan Wali Kota Solo itu, hal itu dimaksudkan untuk melihat keefektivitasan KJP agar dapat terlaksana sesuai dengan harapan.
"Nanti akan ada tim khusus untuk mengontrol itu, mau mahasiswa, LSM boleh, silakan. Dari seluruh unsur masyarakat," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Lebih lanjut lagi, Jokowi menjelaskan, timsus itu baru akan dibentuk setelah 332.000 KJP yang ada selesai didistribusikan ke semua siswa yang ada di Jakarta. Sedangkan pada tahap pertama, sudah ada 6.000 KJP yang akan didistribusikan sampai akhir tahun 2012 ini.
"Kalau kartu itu sudah banyak, sudah 332.000 ribu, baru ada tim independen yang khusus ngawasin masalah penggunaan Jakarta Pintar," jelasnya.
Di sisi lain, peran aktif dari wali murid serta para guru dalam mengawasi KJP itu juga diharapkan dapat dibangun. Dan Pemprov masih akan terus menyalurkan KJP sesuai dengan target yang ada.
"Kalau sekarang masih baru-baru beginikan. Baru menyampaikan ke guru, orangtua dan Kepala dinas," tukas Jokowi.
(rsa)