Depok miliki 46 lokasi banjir
Senin, 03 Desember 2012 - 14:45 WIB
Depok miliki 46 lokasi banjir
A
A
A
Sindonews.com - Lokasi rawan banjir di Depok bertambah, semula, hanya ada 33 lokasi kini menjadi 46 lokasi. Pada musim hujan, titik-titik tersebut rawan terjadi banjir yang mayoritas berada di kawasan perumahan.
"Ini dipengaruhi oleh lokasi perumahan yang justru berada di bawah kali. Seperti, perumahan Bukit Cengkeh yang justru di bawah Kali Laya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok Enco Kuryasa, di ruangannya, Senin (3/12/2012).
Menurut Enco, bertambahnya titik rawan banjir disebabkan terjadinya sedimentasi di kali-kali. Sehingga kali menjadi dangkal dan tidak dapat menampung banyaknya air.
Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya juga menjadi salah satu faktor penambah kemungkinan banjir yang semakin terbuka.
"Sampah juga mengakibatkan banjir dan kebanyakan masyarakat masih membuang sampah di kali," jelas Enco.
Ditambahkannya, perumahan juga seharusnya memiliki drainase dan resapan air yang dapat mengurangi genangan air atau banjir. Untuk itu dia mengimbau warga agar waspada terhadap bencana banjir yang mengakibatkan bencana alam lainnya seperti longsor di beberapa titik di Depok.
Seperti di Perumahan Mutiara Depok, Kali Angke, Kali Curug, Kali Jantung, Pasi Gunung Selatan, Sawangan Baru, Bojong Pondok Terong (Kelurahan Cipayung), dan di Citayam.
"Ini dipengaruhi oleh lokasi perumahan yang justru berada di bawah kali. Seperti, perumahan Bukit Cengkeh yang justru di bawah Kali Laya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok Enco Kuryasa, di ruangannya, Senin (3/12/2012).
Menurut Enco, bertambahnya titik rawan banjir disebabkan terjadinya sedimentasi di kali-kali. Sehingga kali menjadi dangkal dan tidak dapat menampung banyaknya air.
Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya juga menjadi salah satu faktor penambah kemungkinan banjir yang semakin terbuka.
"Sampah juga mengakibatkan banjir dan kebanyakan masyarakat masih membuang sampah di kali," jelas Enco.
Ditambahkannya, perumahan juga seharusnya memiliki drainase dan resapan air yang dapat mengurangi genangan air atau banjir. Untuk itu dia mengimbau warga agar waspada terhadap bencana banjir yang mengakibatkan bencana alam lainnya seperti longsor di beberapa titik di Depok.
Seperti di Perumahan Mutiara Depok, Kali Angke, Kali Curug, Kali Jantung, Pasi Gunung Selatan, Sawangan Baru, Bojong Pondok Terong (Kelurahan Cipayung), dan di Citayam.
(rsa)