Rawan jebol, Pemkot Depok normalisasi 2 situ
Senin, 03 Desember 2012 - 14:33 WIB
Rawan jebol, Pemkot Depok normalisasi 2 situ
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok menormalisasi dua situ yang menjadi prioritas, yakni situ Pengasinan dan Bojongsari. Sementara normalisasi situ Pengarengan dan Pedongkelan telah dilakukan sejak tahun 2010 lalu.
Kepala Dinas Bimasda Kota Depok Enco Kuryasa mengatakan, pengelolaan dan normalisasi situ, merupakan wewenang Kementrian Pekerjaan Umum (PU), sementara pemerintah daerah (Pemda) hanya memonitoring pelaksanaannya.
"Ada 26 situ pengelolaannya di Pemkot (pemerintah kota), tapi wewenangnya Kementrian PU, dari pihak pusat salah satunya kegiatan turap. Di lokasi itu ada kegiatan, kita hanya monitoring saja," ujar dia di ruangan kerjanya, Kota Depok, Senin (3/11/2012).
Namun, pihaknya tetap melakukan intervensi seperti pengerukan sedimentasi. Tapi, curah hujan saat ini, lanjutnya, bisa dua hingga tiga kali lipat melebihi kapasitas situ.
"Memang normalisasi situ belum maksimal, karena curah hujannya juga tinggi, Bojongsari juga sudah dibuat turap. Sudah ditangani. Pengasinan dan Bojongsari tahun ini fokus kita," tandasnya.
Selain itu, lanjut Enco, banyak pula situ-situ yang rentan mengalir ke perumahan ataupun pemukiman. Sebab sudah banyak alih fungsi lahan irigasi menjadi perumahan di Depok.
"Ada buangan situ sedotannya ke pemukiman, itu kita antisipasi seperti Situ Pengasinan dan Pedongkelan, sekarang sudah berubah konsepnya. Tahun (19)80-an, Depok konsepnya kota perumahan dan pemukiman. Sekarang perdagangan dan jasa sejahtera. Berubah fungsi ini, alih fungsi lahan," urainya.
Kepala Dinas Bimasda Kota Depok Enco Kuryasa mengatakan, pengelolaan dan normalisasi situ, merupakan wewenang Kementrian Pekerjaan Umum (PU), sementara pemerintah daerah (Pemda) hanya memonitoring pelaksanaannya.
"Ada 26 situ pengelolaannya di Pemkot (pemerintah kota), tapi wewenangnya Kementrian PU, dari pihak pusat salah satunya kegiatan turap. Di lokasi itu ada kegiatan, kita hanya monitoring saja," ujar dia di ruangan kerjanya, Kota Depok, Senin (3/11/2012).
Namun, pihaknya tetap melakukan intervensi seperti pengerukan sedimentasi. Tapi, curah hujan saat ini, lanjutnya, bisa dua hingga tiga kali lipat melebihi kapasitas situ.
"Memang normalisasi situ belum maksimal, karena curah hujannya juga tinggi, Bojongsari juga sudah dibuat turap. Sudah ditangani. Pengasinan dan Bojongsari tahun ini fokus kita," tandasnya.
Selain itu, lanjut Enco, banyak pula situ-situ yang rentan mengalir ke perumahan ataupun pemukiman. Sebab sudah banyak alih fungsi lahan irigasi menjadi perumahan di Depok.
"Ada buangan situ sedotannya ke pemukiman, itu kita antisipasi seperti Situ Pengasinan dan Pedongkelan, sekarang sudah berubah konsepnya. Tahun (19)80-an, Depok konsepnya kota perumahan dan pemukiman. Sekarang perdagangan dan jasa sejahtera. Berubah fungsi ini, alih fungsi lahan," urainya.
(mhd)