Lagi, video mesum beredar di Bulukumba
Senin, 03 Desember 2012 - 03:35 WIB
Lagi, video mesum beredar di Bulukumba
A
A
A
Sindonews.com - Warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan digegerkan dengan beredarnya rekaman video mesum yang telah disebar luaskan ke beberapa telepon seluler dengan jaringan bluetooth dan blackberry massanger di daerah ini.
Video ini pertama kali ditemukan warga yang merekam langsung kejadian didalam hutan sekitar Jembatan Bijawang poros Bulukumba-Sinjai, Kecamatan Ujung Loe, Selasa 25 November 2012 lalu. Video mesum diduga diperankan siswa SMA bersama pacarnya.
Ahmad, salah seorang warga Bulukumba menuturkan, video tersebut berdurasi lima menit yang diperankan dua pasangan remaja didalam hutan. Mereka melakukan hubungan intim layaknya suami istri.
“Dalam video itu pelaku berteriak dan meminta supaya tidak direkam,” ucap Ahmad di rumahnya, Minggu (2/12/2012).
Bahkan, dia menambahkan, warga yang mendapati kedua pasangan melakukan asusila dalam hutan tersebut melakukan introgasi terhadap pelaku. Dan pelaku mengaku masih sekolah, namun menolak menyebutkan nama sekolah. Sedangkan, laki-laki mengaku pengangguran.
Sementara itu, warga Kecamatan Gantarang, Hartono mengaku, pihaknya mendapatkan video mesum tersebut dari warga yang sudah beredar luas di daerah ini. Dalam rekaman video itu pelaku dalam keadaan tidak pakai baju. “Saya hanya diberi rekamanya dari tetangga,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba Andi Akbar Amier mengemukakan, dirinya belum tahu soal peredaran video ini. Dia akan menyelidiki kebenaran kabar yang menyebut pemeran video itu adalah siswi sebuah SMA di Bulukumba.
"Kami belum bisa percaya sepenuhnya apakah pelakunya benar-benar pelajar Bulukumba seperti yang banyak disebut-sebut sejumlah kalangan. Sebab, saya belum melihat langsung dan belum dilakukan penyelidikan,” kata Akbar.
Dijelaskan, kalau murni memang benar dan terbukti pemeran video asusila itu adalah pelajar SMA, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan menjatuhkan sanksi tegas. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan razia terhadap telepon selular para siswa.
"Kami akan koordinasikan dengan kepala sekolah agar menyelidiki kasus ini,” tandasnya.
Kapolsek Gantarang Kompol Sukimin Radja mengungkapkan, dirinya belum mendapatkan laporan adanya beredar video mesum tersebut, namun akan melakukan penyelidikan terkait dugaan video itu.
Video ini pertama kali ditemukan warga yang merekam langsung kejadian didalam hutan sekitar Jembatan Bijawang poros Bulukumba-Sinjai, Kecamatan Ujung Loe, Selasa 25 November 2012 lalu. Video mesum diduga diperankan siswa SMA bersama pacarnya.
Ahmad, salah seorang warga Bulukumba menuturkan, video tersebut berdurasi lima menit yang diperankan dua pasangan remaja didalam hutan. Mereka melakukan hubungan intim layaknya suami istri.
“Dalam video itu pelaku berteriak dan meminta supaya tidak direkam,” ucap Ahmad di rumahnya, Minggu (2/12/2012).
Bahkan, dia menambahkan, warga yang mendapati kedua pasangan melakukan asusila dalam hutan tersebut melakukan introgasi terhadap pelaku. Dan pelaku mengaku masih sekolah, namun menolak menyebutkan nama sekolah. Sedangkan, laki-laki mengaku pengangguran.
Sementara itu, warga Kecamatan Gantarang, Hartono mengaku, pihaknya mendapatkan video mesum tersebut dari warga yang sudah beredar luas di daerah ini. Dalam rekaman video itu pelaku dalam keadaan tidak pakai baju. “Saya hanya diberi rekamanya dari tetangga,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba Andi Akbar Amier mengemukakan, dirinya belum tahu soal peredaran video ini. Dia akan menyelidiki kebenaran kabar yang menyebut pemeran video itu adalah siswi sebuah SMA di Bulukumba.
"Kami belum bisa percaya sepenuhnya apakah pelakunya benar-benar pelajar Bulukumba seperti yang banyak disebut-sebut sejumlah kalangan. Sebab, saya belum melihat langsung dan belum dilakukan penyelidikan,” kata Akbar.
Dijelaskan, kalau murni memang benar dan terbukti pemeran video asusila itu adalah pelajar SMA, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan menjatuhkan sanksi tegas. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan razia terhadap telepon selular para siswa.
"Kami akan koordinasikan dengan kepala sekolah agar menyelidiki kasus ini,” tandasnya.
Kapolsek Gantarang Kompol Sukimin Radja mengungkapkan, dirinya belum mendapatkan laporan adanya beredar video mesum tersebut, namun akan melakukan penyelidikan terkait dugaan video itu.
(ysw)