Eksekusi rumah, TNI intimidasi purnawirawan Dwikora

Sabtu, 01 Desember 2012 - 16:39 WIB
Eksekusi rumah, TNI...
Eksekusi rumah, TNI intimidasi purnawirawan Dwikora
A A A
Sindonews.com - Ratusan purnawirawan di Komplek Dwikora TNI AU, Kelurahan Cilangkap, Kacamatan Tapos, Kota Depok kembali resah. Pasalnya ancaman eksekusi kembali menghantui mereka hari ini.

Warga melakukan blokade Ralan Raya Bogor KM 39 dengan menggelar spanduk dan tikar di tengah jalan raya itu. Aksi itu dilakukan untuk memprotes rencana eksekusi 68 rumah yang didiami keluarga, anak serta purnawirawan baret orange tersebut. Akibatnya, jalan akses menuju Kabupaten dan Kota Bogor dari arah Jakarta dan sebaliknya macet total.

"Tadi kita sudah dialog lagi tapi mentok. TNI sudah mulai lagi mengintimidasi kami. Kami diberikan pembatasan akses keluar masuk komplek," kata salah satu warga, Lulut Mardihana (45), di lokasi.

Menurutnya, para anggota TNI AU sudah mulai melakukan komunikasi dan indimidasi secara personal dengan penghuni Komplek Dwikora. Mereka juga menutup akses jalan masuk komplek untuk orang luar. Padahal, kata Lulut, anggota berseragam loreng itu hanya meminta memeriksa seperti itu mulai pukul 22:00 WIB sampai 00:05 WIB, kemarin.

"Tapi tadi pagi beberapa penghuni tidak diperbolehkan masuk. Jadi sekarang gantian kami yang buat repot mereka. Biar anggota itu tau kalau warga juga anak anggota," ujarnya.

Sementara Ketua RW yang juga Koordinator aksi Ace Somantri mengatakan, kemarahan warga akibat eksekusi tersebut sudah tidak terbendung lagi. Apalagi, dua rumah warga yang dieksekusi tim personil TNI AU tadi pagi dilaksanakan tanpa koordinasi.

"Siapa yang mau terima digusur tanpa ada putusan dari pengadilan. Kok beraninya sama warga sipil saja. Jangan arogan lah, kami juga kan warga TNI juga," jelasnya.

Dia menambahkan, akan melakukan aksi blokir jalan dengan masa yang lebih besar lagi. Jika, tuntutan warga yang diajukan dalan eksekusi rumah sebelum hasil gugatan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Warga minta maaf kepada pengguna jalan atas aksi blokade jalan raya ini. Tapi hanya cara ini kami meminta Detasemen Markas Besar TNI AU untuk bisa menahan diri. Semua bisa diselesaikan jika hukum sudah memutuskan perkara yang sedang diproses," jelas Ace.

Sebelumnya Kepala Dinas Personel Mabes TNI AU Letkol Askari menolak jika pihaknya memaksa dan mengusir warga. Pasalnya imbauan sudah dilakukan sejak 2003 lalu agar warga bisa bertindak secara bertahap.

Menurutnya, pihaknya melakukan aturan itu sesuai aturan rumah dinas. Sesuai aturan dalam buku petunjuk pelaksanaan tentang pengelolan rumah negara.
(rsa)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Usia ke-21 Kota Depok,...
Usia ke-21 Kota Depok, Momentum Refleksi Diri
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
5 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
6 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
7 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
8 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
9 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved