Melintas di Cilebut, penumpang KRL gemetar
Kamis, 29 November 2012 - 11:59 WIB
Melintas di Cilebut, penumpang KRL gemetar
A
A
A
Sindonews.com - Hari ini PT KAI resmi mengoperasikan satu jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Bogor-Jakarta. Meski sudah berkali diuji coba dan dinyatakan layak dilintasi, nyatanya jalur yang longsor di KM 45+500, antara Stasiun Cilebut-Bojong Gede, masih belum selesai diperbaiki.
Saat Sindonews ikut dalam perjalanan KRL Bogor-Jakarta di hari pertama, banyak para penumpang yang penasaran ingin melihat langsung lokasi rel yang longsor. Sebelum tiba di jalur yang terkena longsor, para penumpang itu tampak berani. Namun, setelah sampai dan melihat dari balik jendela, tampak ketakutan terlihat di wajah mereka.
"Saya ngeri mas melihatnya, dari kemarin kan lihat di televisi, dan koran saja. Sekarang lihat langsung dari atas KRL," ujar salah seorang penumpang KRL asal Bogor Tuti Hendarti kepada Sindonews, saat bersama di dalam KRL, Kamis (29/11/2012).
Tak hanya Tuti, Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) Tri Handoyono juga merasakan hal yang sama, saat melakukan uji coba pertama. Namun, rasa takut saat melintas di rel longsor itu dinilainya sebagai sesuatu yang wajar.
"Tadi ada penumpang yang bilang sama saya, Pak ngeri juga yah Pak liat lokasi seperti itu," jelas Tri usai berbincang dengan penumpang.
Dia menambahkan, beberapa penumpang juga terlihat penasaran dengan lokasi longsor ketika melintas dengan KRL. "Jadi kaya seperti wisata, mereka melihat lokasi dari atas KRL, dan dia bilang yang dia sampaikan tadi," tukasnya.
Saat Sindonews ikut dalam perjalanan KRL Bogor-Jakarta di hari pertama, banyak para penumpang yang penasaran ingin melihat langsung lokasi rel yang longsor. Sebelum tiba di jalur yang terkena longsor, para penumpang itu tampak berani. Namun, setelah sampai dan melihat dari balik jendela, tampak ketakutan terlihat di wajah mereka.
"Saya ngeri mas melihatnya, dari kemarin kan lihat di televisi, dan koran saja. Sekarang lihat langsung dari atas KRL," ujar salah seorang penumpang KRL asal Bogor Tuti Hendarti kepada Sindonews, saat bersama di dalam KRL, Kamis (29/11/2012).
Tak hanya Tuti, Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) Tri Handoyono juga merasakan hal yang sama, saat melakukan uji coba pertama. Namun, rasa takut saat melintas di rel longsor itu dinilainya sebagai sesuatu yang wajar.
"Tadi ada penumpang yang bilang sama saya, Pak ngeri juga yah Pak liat lokasi seperti itu," jelas Tri usai berbincang dengan penumpang.
Dia menambahkan, beberapa penumpang juga terlihat penasaran dengan lokasi longsor ketika melintas dengan KRL. "Jadi kaya seperti wisata, mereka melihat lokasi dari atas KRL, dan dia bilang yang dia sampaikan tadi," tukasnya.
(san)