Lapor KPK, harta Dede Yusuf Rp11,2 M
Rabu, 28 November 2012 - 15:34 WIB
Lapor KPK, harta Dede Yusuf Rp11,2 M
A
A
A
Sindonews.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengakui, dalam laporan harta kekayaan (LHK) yang sebelumnya telah dilaporkan ke KPK pada tahun 2011, ada kenaikan pada laporan yang telah disampaikannya hari ini.
"Jumlahnya ada perubahan dari tahun 2011, termasuk banyak yang dijual-jual. Jadi ada penambahan kurang lebih Rp270 juta. 2011 jumlahnya Rp10,9 miliar, sekarang 2012 Rp11,2 miliar," kata aktor era 1990-an itu di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).
Menurut calon incumbent tersebut, dalam laporannya kali ini memang tidak bersama dengan pasangannya yakni Lex Laksamana dikarenakan ada kesibukan lainnya.
"Tadi datang mau dengan pasangan, tapi sedang memasukkan berkas-berkas yang belum selesai semua. Mungkin besok," jelasnya.
Sebelumnya, Dede sambangi Gedung KPK untuk memenuhi salah satu syarat bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang tinggal menghitung bulan itu.
Dede yang tiba di KPK sekira pukul 12.45 WIB itu, datang bersama dengan para pendukungnya untuk maju bersama pasangannya mantan Sekretaris Daerah Pemprov Jabar Lex Laksamana.
"Saya mau laporan harta kekayaan," katanya.
"Jumlahnya ada perubahan dari tahun 2011, termasuk banyak yang dijual-jual. Jadi ada penambahan kurang lebih Rp270 juta. 2011 jumlahnya Rp10,9 miliar, sekarang 2012 Rp11,2 miliar," kata aktor era 1990-an itu di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).
Menurut calon incumbent tersebut, dalam laporannya kali ini memang tidak bersama dengan pasangannya yakni Lex Laksamana dikarenakan ada kesibukan lainnya.
"Tadi datang mau dengan pasangan, tapi sedang memasukkan berkas-berkas yang belum selesai semua. Mungkin besok," jelasnya.
Sebelumnya, Dede sambangi Gedung KPK untuk memenuhi salah satu syarat bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang tinggal menghitung bulan itu.
Dede yang tiba di KPK sekira pukul 12.45 WIB itu, datang bersama dengan para pendukungnya untuk maju bersama pasangannya mantan Sekretaris Daerah Pemprov Jabar Lex Laksamana.
"Saya mau laporan harta kekayaan," katanya.
(mhd)