Protes Sutan Bhatoegana, mahasiswa dan santri blokir jalan
Selasa, 27 November 2012 - 19:06 WIB
Protes Sutan Bhatoegana, mahasiswa dan santri blokir jalan
A
A
A
Sindonews.com – Puluhan mahasiswa dan santri yang tergabung dalam Kaukus Muda Nahdlatul Ulama Ciamis mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar). Mahasiswa dan santri ini mengecam pernyataan politikus Partai Demokrat Sutan Bhatoegana yang menyebut Gus Dur terlibat kasus korupsi.
Dalam aksinya, massa juga sempat memblokir jalan serta membakar gambar dan replika jenazah Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoegana. Aksi tersebut dilakukan sebagai aksi protes terhadap pernyataan Sutan dalam media massa saat mengikuti dialog kenegaraan bertema Pembubaran BP Migas untuk kemakmuran rakyat, beberapa waktu lalu.
Atas pernyataan tersebut, Kaukus Muda NU Ciamis merasa tersingung dan mendesak pengurus DPC Demokrat Ciamis menyampaikan permohonan maaf sekaligus merekomendasikan agar Sutan segera dicopot dari tubuh Partai Demokrat.
“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, maka kami akan menyerukan agar Nahdliyin menolak setiap kader Demokrat baik dalam pemilihan bupati/wakil bupati, pemilihan gubernur bahkan Pemilu 2014,” ungkap Ketua PMII Ciamis Haris menjelaskan kepada wartawan, Selasa (27/11/2012).
Haris menyampaikan, pengurus DPC Demokrat Ciamis harus ikut mendukung agar Sutan memberikan permintaan maaf secara individu dan secara kelembagaan partai melalui media cetak dan elektronik yang diberitakan secara nasional.
“Sutan juga harus mundur dari jabatanya sebagai ketua Komisi VII DPR RI, karena sudah jelas merendahkan akal budi dan ingatan publik serta mengabaikan SP3 kejaksaan Agung RI, yang sudah tegas menyatakan secara hukum Gusdur bersih dari skandal korupsi,” tandas Haris.
Menanggapi tuntutan massa, Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Ciamis Nur Muttakin mengatakan, baik secara pribadi maupun kelembagaan Partai Demokrat Ciamis menyampaikan permohonan maaf kepada warga Nahdliyin Ciamis jika pernyataan Sutan dinilai melukai hati masyarakat Ciamis.
“Kami akan merekomendasikan tuntutan ini melalui pengurus DPD Demokrat Jabar,” tandas Nur Muttakin.
Massa aksi yang kesal, tiba-tiba membubarkan diri saat Sekretaris DPC Demokrat Ciamis sedang memberikan penjelasan di hadapan massa. Massa lalu memblokir jalan dengan cara membentangkan sepanduk, tidak hanya itu massa juga membakar poster Sutan dan membakar replika jenazah Sutan di jalan raya. Akibat aksi tersebut arus lalu lintas sempat terganggu, karena setengah badan jalan sempat terhalangi massa.
Sejumlah personel lalu lintas Polres Ciamis yang sedang bertugas di Jalan Raya Ahmad Yani Ciamis sempat disibukkan dengan aksi yang dilakukan massa. Usai melakukan teaterikal dan berorasi, massa melakukan konvoi mengelilingi Kota Ciamis.
Dalam aksinya, massa juga sempat memblokir jalan serta membakar gambar dan replika jenazah Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoegana. Aksi tersebut dilakukan sebagai aksi protes terhadap pernyataan Sutan dalam media massa saat mengikuti dialog kenegaraan bertema Pembubaran BP Migas untuk kemakmuran rakyat, beberapa waktu lalu.
Atas pernyataan tersebut, Kaukus Muda NU Ciamis merasa tersingung dan mendesak pengurus DPC Demokrat Ciamis menyampaikan permohonan maaf sekaligus merekomendasikan agar Sutan segera dicopot dari tubuh Partai Demokrat.
“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, maka kami akan menyerukan agar Nahdliyin menolak setiap kader Demokrat baik dalam pemilihan bupati/wakil bupati, pemilihan gubernur bahkan Pemilu 2014,” ungkap Ketua PMII Ciamis Haris menjelaskan kepada wartawan, Selasa (27/11/2012).
Haris menyampaikan, pengurus DPC Demokrat Ciamis harus ikut mendukung agar Sutan memberikan permintaan maaf secara individu dan secara kelembagaan partai melalui media cetak dan elektronik yang diberitakan secara nasional.
“Sutan juga harus mundur dari jabatanya sebagai ketua Komisi VII DPR RI, karena sudah jelas merendahkan akal budi dan ingatan publik serta mengabaikan SP3 kejaksaan Agung RI, yang sudah tegas menyatakan secara hukum Gusdur bersih dari skandal korupsi,” tandas Haris.
Menanggapi tuntutan massa, Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Ciamis Nur Muttakin mengatakan, baik secara pribadi maupun kelembagaan Partai Demokrat Ciamis menyampaikan permohonan maaf kepada warga Nahdliyin Ciamis jika pernyataan Sutan dinilai melukai hati masyarakat Ciamis.
“Kami akan merekomendasikan tuntutan ini melalui pengurus DPD Demokrat Jabar,” tandas Nur Muttakin.
Massa aksi yang kesal, tiba-tiba membubarkan diri saat Sekretaris DPC Demokrat Ciamis sedang memberikan penjelasan di hadapan massa. Massa lalu memblokir jalan dengan cara membentangkan sepanduk, tidak hanya itu massa juga membakar poster Sutan dan membakar replika jenazah Sutan di jalan raya. Akibat aksi tersebut arus lalu lintas sempat terganggu, karena setengah badan jalan sempat terhalangi massa.
Sejumlah personel lalu lintas Polres Ciamis yang sedang bertugas di Jalan Raya Ahmad Yani Ciamis sempat disibukkan dengan aksi yang dilakukan massa. Usai melakukan teaterikal dan berorasi, massa melakukan konvoi mengelilingi Kota Ciamis.
(azh)