Kutai Barat kondusif, pengungsi mulai pulang

Selasa, 27 November 2012 - 18:45 WIB
Kutai Barat kondusif,...
Kutai Barat kondusif, pengungsi mulai pulang
A A A
Sindonews.com - Situasi Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim) makin kondusif pasca kerusuhan antar kelompok yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hari ini sejumlah pengungsi sudah mulai meninggalkan lokasi pengungsian seperti di Markas Polres Kutai Barat dan Markas Kodim Kutai Barat.

Menurut penuturan seorang warga Kutai Barat, sudah banyak toko yang buka. Sedangkan sejumlah pegawai negeri maupun swasta sudah turun bekerja. Meski demikian, masih ada beberapa warga yang masih takut keluar rumah.

“Di pengungsian sudah berkurang, banyak yang memilih pulang. Tapi ada juga yang masih takut sehingga memilih tetap di lokasi pengungsian atau di rumah masing-masing,” kata Herman, warga Kecamatan Barong Tongkok, Selasa (27/11/2012).

Ia menambahkan, situasi makin kondusif karena adanya kabar yang berhembus di tengah masyarakat jika aparat keamanan akan menembak di tempat pelaku kerusuhan. Warga yang terlibat kerusuhan kemudian memilih menahan diri.

Isu tembak di tempat tersebut dibantah oleh Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Wisnu Antonius Sutirta. Ia menyebut tidak ada perintah tersebut.

“Situasi makin kondusif karena berbagai pertemuan untuk mencapai kesepakatan berkali-kali dilakukan. Wakil Gubernur Kaltim, Kapolda Kaltim, dan Kepala Staf Angkatan Darat langsung ke Kutai Barat untuk ikut meredakan situasi,” kata Wisnu ketika dihubungi, Selasa (27/11/2012).

Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan antar kelompok warga terjadi di Kabupaten Kutai Barat, Kaltim. Kerusuhan ini meluas setelah terjadi pengeroyokan saat antri BBM pada Jumat 23 November 2012.

Sejumlah rumah dan toko dibakar massa. Bahkan sebuah pasar tradisional dengan 400 kios juga diindikasikan ikut dibakar. Tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan ini.
(ysw)
Berita Terkait
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Cegah Bentrok, Bupati...
Cegah Bentrok, Bupati Tapsel Minta Jajarannya Peka Situasi Keamanan
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
1 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
3 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
4 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
12 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
14 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
14 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved