Cabuli istri warga, kades dibui
Senin, 26 November 2012 - 14:26 WIB
Cabuli istri warga, kades dibui
A
A
A
Sindonews.com - Diduga hendak mencabuli istri warganya, LS Kepala Desa Maurisu Selatan, Kecamatan Bikomi Selatan, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Barat (NTT) akhirnya meringkuk dalam sel Polsek Nunpene.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Nunpene, Kecamatan Miomaffo Timur, Iptu Dony Akbar membenarkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.
"Sang kades masih ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut, AS sebagai pelapor dan sejumlah saksi termasuk saksi anak AS," ujar Donny singkat via telepon selulernya, Senin, (26/11/2012) .
Sejumlah saksi mata menuturkan terpaksa mereka menggerebek sang kades ketika mendengar teriakan dari dalam kamar AS seorang ibu rumah tangga yang sementara ditinggal suaminya bekerja di Malaysia.
"Saat itu sang kades bertamu di rumah AS hingga pukul 20.00 WITA, usai makan malam bersama, AS hendak mengganti pakaian, saat itu sang kades ikut masuk ke kamar. Melihat hal tersebut, AS berteriak," ujar salah seorang warga yang enggan ditulis namanya.
Warga ini menuturkan, saat kejadian, istri sang kades sedang berada di Kota Kefamenanu, sekitar 40 KM dari Desa Maurisu, ia menduga kesempatan langka itu digunakan oleh sang kades untuk menjalankan niatnya.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Nunpene, Kecamatan Miomaffo Timur, Iptu Dony Akbar membenarkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.
"Sang kades masih ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut, AS sebagai pelapor dan sejumlah saksi termasuk saksi anak AS," ujar Donny singkat via telepon selulernya, Senin, (26/11/2012) .
Sejumlah saksi mata menuturkan terpaksa mereka menggerebek sang kades ketika mendengar teriakan dari dalam kamar AS seorang ibu rumah tangga yang sementara ditinggal suaminya bekerja di Malaysia.
"Saat itu sang kades bertamu di rumah AS hingga pukul 20.00 WITA, usai makan malam bersama, AS hendak mengganti pakaian, saat itu sang kades ikut masuk ke kamar. Melihat hal tersebut, AS berteriak," ujar salah seorang warga yang enggan ditulis namanya.
Warga ini menuturkan, saat kejadian, istri sang kades sedang berada di Kota Kefamenanu, sekitar 40 KM dari Desa Maurisu, ia menduga kesempatan langka itu digunakan oleh sang kades untuk menjalankan niatnya.
(azh)