Penitipan motor dadakan menjamur di Bojonggede
Senin, 26 November 2012 - 12:40 WIB
Penitipan motor dadakan menjamur di Bojonggede
A
A
A
Sindonews.com - Peristiwa longsornya jalur kereta di kilometer 45 Cilebut, Kabupaten Bogor, rupanya membawa keuntungan tersendiri bagi tempat penitipan motor. Mencari tempat untuk menitipkan motor di Jalan Raya Bojonggede semakin sulit dan penuh.
Salah satunya tempat penitipan motor milik Alex (39) warga Semplak, Bogor. Setelah peristiwa longsor di jalur KRL, ia bisa meraup untung hingga dua kali lipat.
"Enggak ada tempat parkir, banyak warga dari Bogor, Semplak, Ciapus, Lewiliang, Ciampea, semua ke sini, kami sih belum ada rencana naikkan tarif," ujarnya di Bojonggede, Senin (26/11/12).
Biasanya, di tempatnya hanya menampung 50 hingga 60 motor, namun kini mencapai 100 motor. Sementara itu, salah satu tempat usaha foto copy menyulap tokonya menjadi tempat parkir dadakan.
Lia mengaku memang sudah memiliki rencana sebelumnya, namun setelah terjadi peristiwa tersebut, membuatnya mempercepat membuat tempat penitipan motor. "Saya baru buka, buka dadakan. Muat 70 motor sepeda motor, tapi kami mengutamakan pelanggan," tandas Lia.
Salah satunya tempat penitipan motor milik Alex (39) warga Semplak, Bogor. Setelah peristiwa longsor di jalur KRL, ia bisa meraup untung hingga dua kali lipat.
"Enggak ada tempat parkir, banyak warga dari Bogor, Semplak, Ciapus, Lewiliang, Ciampea, semua ke sini, kami sih belum ada rencana naikkan tarif," ujarnya di Bojonggede, Senin (26/11/12).
Biasanya, di tempatnya hanya menampung 50 hingga 60 motor, namun kini mencapai 100 motor. Sementara itu, salah satu tempat usaha foto copy menyulap tokonya menjadi tempat parkir dadakan.
Lia mengaku memang sudah memiliki rencana sebelumnya, namun setelah terjadi peristiwa tersebut, membuatnya mempercepat membuat tempat penitipan motor. "Saya baru buka, buka dadakan. Muat 70 motor sepeda motor, tapi kami mengutamakan pelanggan," tandas Lia.
(lns)