Kandidat belum laporkan kekayaan ke KPK
Minggu, 25 November 2012 - 23:40 WIB
Kandidat belum laporkan kekayaan ke KPK
A
A
A
Sindonews.com – Empat bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang bakal maju pada Pilkada Kota Sukabumi 2013 mendatang masih belum melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan korupsi (KPK). Padahal hal itu merupakan persyaratan mutalk yang harus dipenuhi para kandidat.
Ketua Kelompok Kerja Pencalonan KPU Kota Sukabumi, Agus Firmansyah, mengatakan hasil penelitian terhadap berkas pencalonan terdapat beberapa kekurangan persyaratan yang belum dilengkapi para kandidat. Yakni surat keterangan harta kekayaan dari KPK, surat bebas tanggungan hutang dari Pengadilan tata Niaga, surat dari Kantor Pajak setempat tentang tidak menunggak pajak.
“Masih ada kandidat yang belum memenuhi srayat-syarat itu, umumnya seperti laporan kekayaan dari KPK atau surat dari pengadilan negeri setempat tentang keterangan sedang tidak dicabut hak pilihnya. Kami sudah melayangkan surat mengenai kekurangan berkas tersebut kepada para bakal calon maupun tim suksesnya,” ungkap Agus kepada wartawan di Sukabumi, Minggu 25 November 2012.
Dikatakan Agus, KPUD telah memberikan waktu untuk kelengkapan berkas sejak 11-24 November silam. Namun sepanjang kurun waktu tersebut, hampir seluruh bakal calon belum melengkapinya. Kendati demikian, sesuai dengan tahapan para kandidat masih memiliki waktu untuk memenuhi kekurangan berkasnya sampai dengan 1 Desember 2012 mendatang.
“Kalau saja hingga batas waktu yang ditentukan tidak kunjung dilengkapi, maka bakal calon itu akan kami coret dari daftar pencalonannya. Selanjutnya KPUD akan memberikan waktu kepada partai pengusung untuk mengganti bakal calon yang dianggap memiliki syarat yang telah lengkap,” tegasnya.
Sementara itu Ketua DPD PAN Kota Sukabumi Samsijar menjelaskan seluruh persyaratan pencalonan pasangan Sanusi Hardjadiredja-Yeyet Hudayat yang diusungnya akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan.
“Yang terpenting bagi kami adalah strategi pemenangan. Saya optimis mesin politik 19 partai yang mengusung pasangan Sanusi-Yeyet akan berjalan,” katanya.
Seperti diketahui empat pasangan kandidat yang akan berlaga pada pilkada Kota Sukabumi itu masing-masing Muhammad Muraz-Ahmad Fahmi (Koalisi Demokerat, PKS dan PKB), Mulyono-Jona Arizona (Koalisi PDIP, PKB dan PKNU), Andri Hamami-Dankih AS Nuklir (Partai Golkar), dan pasangan bakal calon Sanusi Hardjadiredja-Yeyet Hudayat (Koalisi PAN, PBB dan Hanura dengan 16 parpol non parlemen).
Ketua Kelompok Kerja Pencalonan KPU Kota Sukabumi, Agus Firmansyah, mengatakan hasil penelitian terhadap berkas pencalonan terdapat beberapa kekurangan persyaratan yang belum dilengkapi para kandidat. Yakni surat keterangan harta kekayaan dari KPK, surat bebas tanggungan hutang dari Pengadilan tata Niaga, surat dari Kantor Pajak setempat tentang tidak menunggak pajak.
“Masih ada kandidat yang belum memenuhi srayat-syarat itu, umumnya seperti laporan kekayaan dari KPK atau surat dari pengadilan negeri setempat tentang keterangan sedang tidak dicabut hak pilihnya. Kami sudah melayangkan surat mengenai kekurangan berkas tersebut kepada para bakal calon maupun tim suksesnya,” ungkap Agus kepada wartawan di Sukabumi, Minggu 25 November 2012.
Dikatakan Agus, KPUD telah memberikan waktu untuk kelengkapan berkas sejak 11-24 November silam. Namun sepanjang kurun waktu tersebut, hampir seluruh bakal calon belum melengkapinya. Kendati demikian, sesuai dengan tahapan para kandidat masih memiliki waktu untuk memenuhi kekurangan berkasnya sampai dengan 1 Desember 2012 mendatang.
“Kalau saja hingga batas waktu yang ditentukan tidak kunjung dilengkapi, maka bakal calon itu akan kami coret dari daftar pencalonannya. Selanjutnya KPUD akan memberikan waktu kepada partai pengusung untuk mengganti bakal calon yang dianggap memiliki syarat yang telah lengkap,” tegasnya.
Sementara itu Ketua DPD PAN Kota Sukabumi Samsijar menjelaskan seluruh persyaratan pencalonan pasangan Sanusi Hardjadiredja-Yeyet Hudayat yang diusungnya akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan.
“Yang terpenting bagi kami adalah strategi pemenangan. Saya optimis mesin politik 19 partai yang mengusung pasangan Sanusi-Yeyet akan berjalan,” katanya.
Seperti diketahui empat pasangan kandidat yang akan berlaga pada pilkada Kota Sukabumi itu masing-masing Muhammad Muraz-Ahmad Fahmi (Koalisi Demokerat, PKS dan PKB), Mulyono-Jona Arizona (Koalisi PDIP, PKB dan PKNU), Andri Hamami-Dankih AS Nuklir (Partai Golkar), dan pasangan bakal calon Sanusi Hardjadiredja-Yeyet Hudayat (Koalisi PAN, PBB dan Hanura dengan 16 parpol non parlemen).
(ysw)