Listrik aliran atas Cilebut mulai dipasang
Minggu, 25 November 2012 - 10:00 WIB
Listrik aliran atas Cilebut mulai dipasang
A
A
A
Sindonews.com - Jelang uji coba rel jalur I (Bogor-Jakarta), petugas teknisi dari PT KAI telah memasang Listrik Aliran Atas (LAA) di lokasi longsor, Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan petugas selain sibuk meratakan tanah menggunakan alat berat, sebagian teknis terlihat memasang kabel LAA baru di atas dan di samping rel jalur I.
"Kemungkinan uji coba hari ini mas, kalau kondisi cuaca mendukung," ujar Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono, di Kampung Babakan Sirna, Cilebut, Bogor, Minggu (25/11/2012).
Terlihat, longsoran ditepi rel jalur I, sudah dipadati dengan talud dan bronjong. Tak hanya itu, pekerja juga mulai membersihkan rel jalur I, agar bisa dilalui kereta penguji coba beban rel.
"Kita akan uji dulu menggunakan kereta diesel khusus untuk menguji rel," katanya.
Sementara itu, ratusan warga juga terlihat terus memadati area longsor. Tak sedikit warga yang sengaja datang hanya karena penasaran.
"Selagi libur, kemarin-kemarin kan lihatnya hanya di televisi saja. Makanya sekarang saya ajak keluarga," ujar warga Bojonggede Herman (49).
Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan petugas selain sibuk meratakan tanah menggunakan alat berat, sebagian teknis terlihat memasang kabel LAA baru di atas dan di samping rel jalur I.
"Kemungkinan uji coba hari ini mas, kalau kondisi cuaca mendukung," ujar Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono, di Kampung Babakan Sirna, Cilebut, Bogor, Minggu (25/11/2012).
Terlihat, longsoran ditepi rel jalur I, sudah dipadati dengan talud dan bronjong. Tak hanya itu, pekerja juga mulai membersihkan rel jalur I, agar bisa dilalui kereta penguji coba beban rel.
"Kita akan uji dulu menggunakan kereta diesel khusus untuk menguji rel," katanya.
Sementara itu, ratusan warga juga terlihat terus memadati area longsor. Tak sedikit warga yang sengaja datang hanya karena penasaran.
"Selagi libur, kemarin-kemarin kan lihatnya hanya di televisi saja. Makanya sekarang saya ajak keluarga," ujar warga Bojonggede Herman (49).
(rsa)