9 korban kecelakaan maut sudah dimakamkan
Sabtu, 24 November 2012 - 03:02 WIB
9 korban kecelakaan maut sudah dimakamkan
A
A
A
Sindonews.com - Sembilan warga yang tewas di tempat akibat kecelakaan lalu linta (lakalantas) di Manufonu akhirnya dimakamkan di tempat terpisah di pekuburan keluarga di balik bukit Manufonu, Kecamatan Naibenu, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, tiga jenazah lainnya yang terdiri dari, Bapak Dominikus Ellu (65), Istri, Yosefina Kolo (45), dan anak Adriana Lafu Ellu (19), Sesuai kesepakatan keluarga, ketiganya dikubur dalam satu liang lahat di balik bukit manufonu
"kami kubur mereka bertiga dalam satu liang lahat," Kata Linus Ellu, anak pertama korban yang lolos dalam kecelakaan maut itu, di lokasi pemakaman, Jumat (23/11/2013).
Isak tangis keluarga korban semakin menjadi Saat jenazah akan dibawa kepemakaman, pihak keluarga seakan tak mau melepas kepergian satu keluarga yang meninggal semuanya dalam kecelakaan maut itu keluarga berharap sopir naas yang mengemudikan truk itu dihukum seberat-beratnya.
"Kami dari keluarga minta agar sopir itu dihukum seberat-beratnya, meskipun masih ada hubungan keluarga," tambah Linus.
Pihak kepolisian mengatakan, kecelakaan kali ini menewaskan banyak orang, sebelumnya pernah terjadi kecelakaan serupa, truk ditumpangi 70 siswa terjun ke jurang namun para korban hanay alami patah tulang.
"lakalantas kali ini memang menewaskan banyak orang, sang sopir sudah diamankan di sel polisi," Kata Kompol Julian Perdana.
Sementara itu, tiga jenazah lainnya yang terdiri dari, Bapak Dominikus Ellu (65), Istri, Yosefina Kolo (45), dan anak Adriana Lafu Ellu (19), Sesuai kesepakatan keluarga, ketiganya dikubur dalam satu liang lahat di balik bukit manufonu
"kami kubur mereka bertiga dalam satu liang lahat," Kata Linus Ellu, anak pertama korban yang lolos dalam kecelakaan maut itu, di lokasi pemakaman, Jumat (23/11/2013).
Isak tangis keluarga korban semakin menjadi Saat jenazah akan dibawa kepemakaman, pihak keluarga seakan tak mau melepas kepergian satu keluarga yang meninggal semuanya dalam kecelakaan maut itu keluarga berharap sopir naas yang mengemudikan truk itu dihukum seberat-beratnya.
"Kami dari keluarga minta agar sopir itu dihukum seberat-beratnya, meskipun masih ada hubungan keluarga," tambah Linus.
Pihak kepolisian mengatakan, kecelakaan kali ini menewaskan banyak orang, sebelumnya pernah terjadi kecelakaan serupa, truk ditumpangi 70 siswa terjun ke jurang namun para korban hanay alami patah tulang.
"lakalantas kali ini memang menewaskan banyak orang, sang sopir sudah diamankan di sel polisi," Kata Kompol Julian Perdana.
(mhd)