Jokowi akan kunjungi korban banjir
Jum'at, 23 November 2012 - 15:43 WIB
Jokowi akan kunjungi korban banjir
A
A
A
Sindonews.com - Menurut rencana, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, akan mengunjungi korban banjir di daerah Pesanggrahan dan Cipulir, Jakarta Selatan.
Namun, kunjungan tersebut baru akan dilakukan pria yang akrab disapa Jokowi ini, setelah menemui tamunya di Balai Kota, Jakarta Pusat.
"Mau ke Balai Kota dulu, ada tamu dari warga," kata Jokowi sambil menuju mobil dinasnya Toyota Land Cruiser, di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jalan Taman Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
Sebelumnya diketahui, Jokowi melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa. Pasca solat, Jokowi menyempatkan membeli satu buah sepatu dan tiga buah kemeja polos.
Tidak hanya itu, Jokowi juga sempat makan siang di sebuah Warung Tegal (Warteg) di sekitar area Masjid.
Sedangkan menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB), sedikitnya 15 kelurahan di DKI Jakarta terendam banjir. Banjir tersebut akibat meluapnya Sungai Ciliwung dan Pesanggarahan.
Belum diketahui, apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah harta benda berharga milik warga raib disapu banjir.
15 kelurahan tersebut, tersebar di 31 Rukun Warga (RW), 87 Rukun Tetangga (RT) dengan total 2.755 kepala keluarga, atau sekira 5.407 jiwa. Sedikitnya, 139 warga telah mengungsi untuk sementara waktu.
Namun, kunjungan tersebut baru akan dilakukan pria yang akrab disapa Jokowi ini, setelah menemui tamunya di Balai Kota, Jakarta Pusat.
"Mau ke Balai Kota dulu, ada tamu dari warga," kata Jokowi sambil menuju mobil dinasnya Toyota Land Cruiser, di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jalan Taman Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
Sebelumnya diketahui, Jokowi melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa. Pasca solat, Jokowi menyempatkan membeli satu buah sepatu dan tiga buah kemeja polos.
Tidak hanya itu, Jokowi juga sempat makan siang di sebuah Warung Tegal (Warteg) di sekitar area Masjid.
Sedangkan menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB), sedikitnya 15 kelurahan di DKI Jakarta terendam banjir. Banjir tersebut akibat meluapnya Sungai Ciliwung dan Pesanggarahan.
Belum diketahui, apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah harta benda berharga milik warga raib disapu banjir.
15 kelurahan tersebut, tersebar di 31 Rukun Warga (RW), 87 Rukun Tetangga (RT) dengan total 2.755 kepala keluarga, atau sekira 5.407 jiwa. Sedikitnya, 139 warga telah mengungsi untuk sementara waktu.
(maf)