SBY diminta bersikap soal Israel-Palestina
Jum'at, 23 November 2012 - 15:41 WIB
SBY diminta bersikap soal Israel-Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta memiliki sikap tegas terhadap agresi militer yang dilakukan tentara Israel kepada Pelestina.
"Pemerintah Indonesia dalam hal ini Presiden SBY dalam pernyataan sikapnya, selama serangan tengah berlangsung, sedikitpun tidak menunjukkan ketegasan sebagai wujudk independensi dalam mendukung Palestina," ungkap Koordinator Front Perjuangan Rakyat (FPR), Rudy Daman kepada wartawan di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
Seharusnya, Presiden SBY mengecam serangan Israel kepada Palestina melalui pemerintahan Amerika yang selama ini mendukung agresi Israel.
"SBY tidak mengecam dan meminta Amerika AS dan negara-negara imperlias lainnya untuk menghentikan dukungannya terhadap Israel," katanya.
Oleh karenanya, FPR mendesak agar Presiden SBY secepatnya mengambil langkah tegas atas serangan Israel ke Palestina.
"Pemerintah SBY dan Boediono harus bersikap tegas atas kejahatan perang Israel, harus mengambil langkah tegas," pungkasnya.
"Pemerintah Indonesia dalam hal ini Presiden SBY dalam pernyataan sikapnya, selama serangan tengah berlangsung, sedikitpun tidak menunjukkan ketegasan sebagai wujudk independensi dalam mendukung Palestina," ungkap Koordinator Front Perjuangan Rakyat (FPR), Rudy Daman kepada wartawan di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
Seharusnya, Presiden SBY mengecam serangan Israel kepada Palestina melalui pemerintahan Amerika yang selama ini mendukung agresi Israel.
"SBY tidak mengecam dan meminta Amerika AS dan negara-negara imperlias lainnya untuk menghentikan dukungannya terhadap Israel," katanya.
Oleh karenanya, FPR mendesak agar Presiden SBY secepatnya mengambil langkah tegas atas serangan Israel ke Palestina.
"Pemerintah SBY dan Boediono harus bersikap tegas atas kejahatan perang Israel, harus mengambil langkah tegas," pungkasnya.
(lns)