Terminal Baranangsiang kerahkan 200 bus cadangan
Jum'at, 23 November 2012 - 11:19 WIB
Terminal Baranangsiang kerahkan 200 bus cadangan
A
A
A
Sindonews.com - Imbas dari terjadinya rel longsor di KM 45 +5 antara Stasiun Cilebut dan Bojong Gede, ribuan penumpang beralih menggunakan bus di Terminal Baranangsiang.
Lonjakan penumpang di terminal itu mencapai 150 persen, akibatnya pihak terminal mengerahkan 200 bus cadangan.
Kepala Terminal Baranangsiang Empar Suparman mengatakan, semenjak longsornya rel kereta di Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, jumlah penumpang di Terminal Baranangsiang mengalami peningkatan sebesar 150 persen.
"Hari biasa jumlah penumpang di Terminal Baranangsiang 2 ribu, namun hari ini jumlah penumpang mencapai 5 ribu orang," kata Empar di Terminal Barangsiang, Bogor, Jumat (23/11/2012).
Lebih lanjut ia mengatakan, guna mengatasi terjadinya lonjakan penumpang di Terminal Baranangsiang, pihaknya telah mengerahkan 200 bus cadangan untuk siaga di terminal.
Lonjakan penumpang di terminal itu mencapai 150 persen, akibatnya pihak terminal mengerahkan 200 bus cadangan.
Kepala Terminal Baranangsiang Empar Suparman mengatakan, semenjak longsornya rel kereta di Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, jumlah penumpang di Terminal Baranangsiang mengalami peningkatan sebesar 150 persen.
"Hari biasa jumlah penumpang di Terminal Baranangsiang 2 ribu, namun hari ini jumlah penumpang mencapai 5 ribu orang," kata Empar di Terminal Barangsiang, Bogor, Jumat (23/11/2012).
Lebih lanjut ia mengatakan, guna mengatasi terjadinya lonjakan penumpang di Terminal Baranangsiang, pihaknya telah mengerahkan 200 bus cadangan untuk siaga di terminal.
(ysw)