Pemekaran wilayah, Pangandaran optimis lebih berkembang

Kamis, 22 November 2012 - 17:44 WIB
Pemekaran wilayah, Pangandaran...
Pemekaran wilayah, Pangandaran optimis lebih berkembang
A A A
Sindonews.com – Setelah dimekarkan dari Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran dinilai akan lebih cepat berkembang ketimbang saat masih bergabung dengan Kabupaten Ciamis.

Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Pangandaran Supratman menegaskan, pihaknya sangat optimis Kabupaten Pangandaran yang hanya terdiri dari 10 kecamatan bisa lebih cepat berkembang dibanding saat masih bergabung dnegan Kabupaten Ciamis. Menurut Supratman, dengan hanya mengelola 10 kecamatan, maka akan jauh lebih mudah dibanding sebelumnya Kabupaten Ciamis harus mengurusi sebanyak 36 kecamatan.

“Dari berbagai segi, jumlah sebelumnya jauh lebih repot khususnya dlaam pelayanan kepada masyarakat. Setelah dipisah menjadi 10 kecamatan, maka pelayanan terhadap masyarakat akan lebih mudah,” ungkap Supratman menjelaskan kepada wartawan, Kamis (22/11/2012).

Supratman menjelaskan, selain akan mudah melayani masyarakat di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran, kabupaten induk yang ditinggalkan yaitu Kabupaten Ciamis juga akan merasakan hal serupa.

“Ciamis yang sebelumnya cukup kerepotan mengurusi 36 kecamatan. Dengan pemekaran ini maka beban Ciamis menjadi lebih mudah yaitu hanya tinggal mengurusi 26 kecamatan,” tandas Supratman.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Ciamis Adang Khadari menyebutkan, sekalipun dari segi jumlah kecamatan jauh lebih sedikit namun membangun Pangandaran bisa dikatakan gampang-gampang susah. Pasalnya, kultur yang ada di lingkungan masyarakat Kabupaten Pangandaran jauh lebih komplek dibanding daerah pemekaran lain seperti Kota Banjar.

“Inti percepatan pembangunan Kabupaten Pangandaran, yaitu terletak pada kekompakan semua unsur masyarakat di wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya.

“Beragam unsur dan kepentingan yang ada di Pangandaran harus menjadi spirit agar Pembangunan Pangandaran bisa bergerak lebih cepat,” pungkas Adang.
(azh)
Berita Terkait
Bupati Yaatulo Bicara...
Bupati Yaatulo Bicara Potensi Kabupaten Nias Jadi Provinsi Kepulauan
Pemekaran Papua Bentuk...
Pemekaran Papua Bentuk Keseriusan Pemerintah Membangun Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Sulut: Pemekaran...
Gubernur Sulut: Pemekaran Bukan untuk Memisahkan Wilayah, tapi Mendekatkan Pelayanan Publik
DPR Sahkan Usulan 3...
DPR Sahkan Usulan 3 DOB Papua, Indonesia Akan Miliki 37 Provinsi
Waketum PKN Dukung Pemekaran...
Waketum PKN Dukung Pemekaran Provinsi Maluku
Usai Penetapan 3 Provinsi...
Usai Penetapan 3 Provinsi Baru, Papua Aman dan Kondusif
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved